Lampung – Satupena.co.id :Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung menunjukkan respons cepat dan bijak dalam mengawal pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SLTA sederajat tahun 2026. Langkah pembinaan langsung diambil dinas demi memastikan seluruh rangkaian ujian berjalan tertib hingga selesai.
Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menegaskan bahwa dinamika mengenai catatan dokumentasi di media sosial beberapa waktu lalu telah disikapi secara profesional sebagai bahan evaluasi internal. Saat ini, fokus utama dinas adalah memastikan hak belajar siswa terpenuhi.
“Dah selesai ujian TKA-nya,” ujar Thomas Amirico saat dikonfirmasi langsung oleh Kaperwil Lampung Satupena.co.id, Andre, Jumat (6/11/2026).
Langkah responsif Disdikbud Lampung yang langsung melayangkan surat pembinaan per 2 November kemarin terbukti efektif. Pendekatan persuasif dan edukasi literasi digital yang diberikan dinas membuat pihak sekolah lebih disiplin menjaga ketertiban administrasi ujian, tanpa mengganggu psikologis siswa yang sedang fokus ujian.
Thomas juga kembali meluruskan bahwa catatan tata tertib tersebut murni karena faktor kekurang pahaman dokumentasi (unggahan aktivitas di ruang ujian ke media sosial), dan sama sekali bukan karena adanya kebocoran soal ataupun kecurangan akademik. Berkat penanganan yang cepat, TKA di Lampung tetap terjaga integritasnya.
Secara umum, pelaksanaan TKA berbasis komputer (CBT) di Provinsi Lampung berjalan sangat sukses dan kondusif. Ujian ini berhasil diikuti oleh 111.165 peserta didik dari jenjang SMA, SMK, SMALB, hingga Paket C di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Hasil TKA ini nantinya akan menjadi instrumen penting untuk mengukur serapan materi pembelajaran siswa, sekaligus menjadi salah satu modal berharga bagi para pelajar Lampung untuk melangkah ke jenjang perguruan tinggi. (Andre)












