Pidie Jaya –Satupena.co.id: Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW Tahun 2026 yang diikuti delapan kecamatan di Kabupaten Pidie Jaya berlangsung meriah di halaman Gedung MTQ Pidie Jaya, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA., S.Sos., M.E., Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli bupati, kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), unsur TNI-Polri, ASN, PPPK, tenaga paruh waktu, serta masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati bersama rombongan juga meninjau sejumlah stan kecamatan yang turut memeriahkan pelaksanaan Maulid Akbar.
Momentum ini tidak hanya menjadi perayaan untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat masyarakat dalam meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah SAW.
Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, mengatakan semangat kebersamaan yang tercermin dalam Maulid Akbar harus menjadi kekuatan bagi seluruh elemen masyarakat untuk membangun dan memajukan daerah.
Menurutnya, kebangkitan Pidie Jaya membutuhkan kerja sama antara pemerintah yang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, masyarakat yang saling mendukung, serta seluruh elemen daerah yang tetap optimistis menghadapi berbagai tantangan.
“Semangat yang menggema dalam Maulid Akbar harus menjadi pengingat bahwa kebangkitan Pidie Jaya membutuhkan kekuatan bersama. Pemerintah harus terus bekerja, masyarakat harus saling menguatkan, dan seluruh elemen daerah tidak boleh menyerah pada keadaan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kepedulian dan solidaritas, terutama di tengah kondisi masyarakat yang masih menghadapi berbagai tantangan.
Menurutnya, kebersamaan merupakan modal penting untuk bangkit dan melangkah menuju masa depan yang lebih baik.
Membangun kembali Pidie Jaya, lanjutnya, bukan sekadar memulihkan kondisi daerah, tetapi juga menjadi upaya bersama untuk menguatkan semangat, memulihkan harapan, serta menjamin masa depan masyarakat.
Melalui Maulid Akbar ini, diharapkan nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memperkokoh persatuan dan semangat gotong royong demi kemajuan Kabupaten Pidie Jaya. ( Ismed ).












