ACEHACEH SINGKILBerita

Banjir Bandang Terjang Desa Lae Bangun Aceh Singkil, Air Surut Usai Magrib

54
×

Banjir Bandang Terjang Desa Lae Bangun Aceh Singkil, Air Surut Usai Magrib

Sebarkan artikel ini

Aceh Singkil – Satupena.co.id: Banjir bandang menerjang Desa Lae Bangun, Kecamatan Suro Makmur, Kabupaten Aceh Singkil, Selasa (3/11/2026) sekitar pukul 17.15 WIB. Banjir dipicu meluapnya Sungai Lae Kinabe setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak siang hingga sore hari.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Singkil, Al Husni, membenarkan terjadinya banjir bandang tersebut.

“Iya benar, banjir bandang tadi sekitar pukul 17.15 WIB,” kata Al Husni.

Baca Juga  Rakerda KAI Jatim 2026 Bahas RUU Advokat dan Putusan MK, Dorong Reformasi Profesi yang Berintegritas

Menurutnya, tingginya intensitas hujan menyebabkan debit air Sungai Lae Kinabe meningkat hingga meluap dan menggenangi permukiman warga di sekitar aliran sungai.

Al Husni menjelaskan, banjir dengan kondisi serupa kerap terjadi ketika debit air dari kawasan hulu meningkat. Namun, genangan biasanya tidak berlangsung lama dan akan surut setelah beberapa jam.

Baca Juga  PAGAR Jombang Geruduk Kantor Bupati, Desak Audiensi dan Kejelasan Polemik PT JPN

“Jadi banjir ini biasa terjadi. Dalam waktu dua hingga tiga jam air sudah surut,” ujarnya.

Ia menyebutkan, air mulai surut sekitar waktu bakda Magrib. Meski demikian, BPBD Aceh Singkil tetap menurunkan petugas untuk memantau perkembangan situasi di lokasi guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir susulan.

Berdasarkan laporan sementara, tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi akibat peristiwa tersebut.

Baca Juga  PEMKAB TAPUT AKSELERASI REKONSTRUKSI JALAN HAJORAN – BATAS TAPTENG

“Tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi,” jelasnya.

BPBD Aceh Singkil mengimbau masyarakat, khususnya warga yang bermukim di sepanjang bantaran sungai, agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras kembali mengguyur wilayah tersebut.

Masyarakat juga diminta terus memantau kondisi debit air sungai dan segera melakukan langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan volume air dari kawasan hulu.

Reporter.DS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *