ACEHBerita

Jembatan Berlubang di Jalintim Aceh Timur Diperbaiki Setelah Dikeluhkan Warga ‎

39
×

Jembatan Berlubang di Jalintim Aceh Timur Diperbaiki Setelah Dikeluhkan Warga ‎

Sebarkan artikel ini

ACEH TIMUR – Lubang pada sebuah jembatan kecil di ruas Jalan Lintas Medan-Banda Aceh, Gampong Jalan, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, akhirnya ditutup. Kerusakan yang sebelumnya dikeluhkan pengguna jalan itu kini telah diperbaiki melalui pengaspalan.

‎Persoalan tersebut mendapat perhatian Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, setelah menerima laporan mengenai kondisi jembatan yang berisiko membahayakan pengendara. Senin (2/11/2026), ia berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) agar kerusakan itu segera ditangani.

Baca Juga  HUT ke-62 Golkar di Aceh Utara, dari Ziarah Makam Sultan hingga Santunan Anak Yatim: Merawat Kedekatan dengan Rakyat

‎Koordinasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pekerjaan pengaspalan. Bagian badan jembatan yang sebelumnya berlubang kini kembali rata dan dapat dilalui kendaraan.

‎Sebelum diperbaiki, lubang pada permukaan jembatan menjadi persoalan bagi pengguna jalan. Risiko kecelakaan terutama dikhawatirkan meningkat pada malam hari, ketika pencahayaan dan jarak pandang pengendara terbatas.

‎Bagi pengendara sepeda motor, kondisi semacam itu dapat menjadi ancaman tersendiri. Lubang yang sulit terlihat berpotensi membuat kendaraan kehilangan keseimbangan, terlebih ketika melintas dalam kecepatan tertentu.

Baca Juga  Pesona Alam Bawah Laut Pulau Banyak Memikat Wisatawan Mancanegara

‎setelah perbaikan selesai, masyarakat menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, khususnya Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky, yang telah meneruskan keluhan tersebut kepada pihak terkait.

‎”Alhamdulillah, sudah diperbaiki. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati yang bergerak cepat merespons keluhan masyarakat. Sekarang kami melintas sudah tidak was-was lagi,” ujar seorang pengguna jalan.

Baca Juga  Jon Heri Soroti Pemberhentian Firdaus, Pertanyakan Independensi PWI dan Desak Evaluasi Kepemimpinan

‎Perbaikan ini menjadi pengingat bahwa kerusakan kecil pada infrastruktur jalan tidak selalu berarti persoalan sepele. Bagi pengguna jalan, satu lubang di badan jembatan dapat menjadi ancaman keselamatan apabila dibiarkan tanpa penanganan.

‎Masyarakat berharap perhatian terhadap kondisi jalan nasional tidak berhenti pada perbaikan kali ini. Pemeriksaan dan pemeliharaan secara berkala diperlukan agar kerusakan serupa dapat diketahui lebih awal dan segera ditangani sebelum menimbulkan kecelakaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *