Sampit-Kalteng.Satupena.co.id: Fenomena embun tebal menyelimuti kota Sampit, kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Kabut embun muncul saat pagi hari ini, berangsur menipis seiring dengan terbitnya matahari dan peningkatan suhu udara. Rabu (24/06)
Fenomena alam berupa kabut embun dan tebal menyelimuti kawasan perkotaan di dalam kota Sampit, hingga diperairan sungai Mentaya, muncul pada pagi hari, Selasa (23/06)
Kabut embun putih muncul sejak waktu subuh, membuat udara terasa dingin dan tampak berbeda dari hari biasanya, dan kabut akan memudar dan menghilang saat terbitnya matahari serta suhu udara yang mulai panas.
Berdasarkan tinjauan cuaca Prakirawan BMKG Sampit, Rizaldo Raditya Pratama :
mengatakan bahwa kemunculan kabut embun pagi hari ini akibat terjadinya proses kondensasi alami akibat suhu udara yang turun drastis pada malam hari. Tingkat kelembapan yang tinggi membuat uap air berubah menjadi titik-titik embun yang menyelimuti permukaan tanah, hingga jalanan kota.
“Fenomena ini sering kali muncul sebagai pertanda transisi cuaca atau puncak musim kemarau di mana suhu pada dini hari hingga pagi menjadi sangat dingin, ungkapnya.
Kabut embun ini akan berangsur menipis seiring dengan terbitnya matahari dan peningkatan suhu udara. (Mex)














