AcehACEH TAMIANGBeritaOlahraga

Kalahkan SSB Torpedo Dengan Drama Adu Penalti SSB Garda Tamiang Melaju Ke Nasional

×

Kalahkan SSB Torpedo Dengan Drama Adu Penalti SSB Garda Tamiang Melaju Ke Nasional

Sebarkan artikel ini

Aceh Tamiang—satupena.co.id: Kebanggaan besar kembali hadir dari dunia olahraga muda Kabupaten Aceh Tamiang. Tim sepak bola Sekolah Sepak Bola (SSB) Garda Tamiang kelompok usia 14 tahun (kelahiran 2012–2013) berhasil meraih gelar juara pada babak regional Indonesia Grassroots Championship, usai menaklukkan SSB Torpedo Binjai melalui drama adu penalti di Stadion TD Pardede, Minggu (6/9/2026). Kemenangan ini sekaligus mengantar wakil Aceh Tamiang berlaga di tingkat nasional yang akan digelar di Lapangan Asiop, Bogor, Jawa Barat, pada 16–18 Oktober 2026 mendatang.

Laga final yang mempertemukan SSB Garda Tamiang melawan SSB Torpedo Binjai berlangsung sengit dan penuh ketegangan sejak peluit awal dibunyikan. Kedua tim tampil saling serang berburu gol pembuka. Pada menit ke-10, SSB Garda Tamiang berhasil lebih dulu mencetak gol keunggulan melalui M. Nizam, mengubah skor menjadi 1–0 untuk keunggulan wakil Aceh Tamiang.

Namun, ketatnya persaingan tak berhenti di situ. Tepat pada menit ke-35 babak pertama, SSB Torpedo Binjai berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1–1. Skor imbang ini bertahan hingga babak kedua berakhir, meskipun SSB Garda Tamiang terus berupaya memperlebar keunggulan dengan berbagai serangan yang dibangun para pemain. Hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya waktu normal, angka 1–1 tetap tak berubah, sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.

Baca juga Artikel ini :  Samosir Padat saat Lebaran, Diserbu Wisatawan

Dalam sesi penentuan lewat titik putih, SSB Garda Tamiang tampil lebih tenang dan matang. Keempat eksekutor yang diturunkan berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna: Muhammad Alfa, Abiel, Faiz Yusran, dan Nabil masing-masing berhasil membobol gawang lawan. Sebaliknya, SSB Torpedo Binjai hanya mampu mencetak dua gol melalui Daffa dan Zio. Skor adu penalti berakhir 4–2 untuk keunggulan SSB Garda Tamiang.

Pelatih SSB Garda Tamiang, Muhammad Hatta, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas capaian anak asuhnya. Menurutnya, kemenangan ini buah dari kerja keras, ketekunan, dan semangat pantang menyerah para pemain.

“Alhamdulillah, berkat perjuangan anak-anak kami berhasil melaju ke tingkat nasional setelah mengalahkan SSB Torpedo Binjai melalui drama adu penalti yang dilaksanakan di Lapangan Bola Kaki TD Pardede pada Minggu 6 September lalu,” ungkap Muhammad Hatta dengan bangga.

Ia menjelaskan bahwa jalannya pertandingan tidaklah mudah. Kedua tim tampil setara dan saling mengunci. Gol cepat yang dicetak M. Nizam sempat memberi keunggulan, namun lawan mampu membalas. Di babak kedua, timnya terus berusaha menambah keunggulan namun belum berhasil membobol gawang lawan kembali, sehingga laga harus diputuskan lewat adu penalti.

“Di babak kedua kami terus berupaya memperbesar keunggulan, namun hingga wasit meniupkan peluit panjang skor tetap imbang 1–1. Lewat adu penalti kami unggul 4–2 dan memastikan diri sebagai juara,” tambahnya.

Baca juga Artikel ini :  Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Beri Motivasi dan Pendampingan Ketahanan Pangan di Desa Merah Muyang

Atas hasil ini, Hatta berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian dan dukungan nyata agar para pemain dapat berangkat ke Bogor dengan persiapan matang dan semangat penuh.

“Kami berharap semoga ada perhatian dari pemerintah daerah dalam menyambut dan mendukung langkah kami menuju laga nasional nanti, agar anak-anak ini dapat tampil maksimal dan mengharumkan nama Aceh Tamiang di kancah nasional,” harapnya.

Kebanggaan juga dirasakan langsung oleh kapten tim, Muhammad Alfa, yang turut menjadi eksekutor andal dalam sesi adu penalti. Ia menyebut kemenangan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim serta dukungan tak ternilai dari orang tua dan masyarakat Aceh Tamiang.

“Berkat perjuangan teman-teman kami berhasil meraih juara turnamen Indonesia Grassroots Championship yang dilaksanakan di Lapangan Bola Kaki TD Pardede,” ujar Alfa dengan penuh semangat.

Ia juga mengapresiasi bimbingan pelatih yang telah membina dan membekali mereka dengan kemampuan serta mental bertanding sehingga mampu melangkah jauh hingga ke tingkat nasional.

“Berkat bimbingan dan didikan pelatih kepada kami, kami bisa melaju ke pertandingan nasional yang akan dilaksanakan di Lapangan Asiop, Bogor, Jawa Barat, pada tanggal 16 sampai 18 Oktober 2026 mendatang,” ucapnya.

Baca juga Artikel ini :  Jelang Pilkada 2024, Polres Pidie Gelar Latihan Kemampuan Pengendalian Massa

Tak lupa, Alfa menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Aceh Tamiang, khususnya para orang tua yang senantiasa mendoakan dan mendukung langkah mereka.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat Tamiang, terutama para orang tua kami yang telah mendoakan kami sehingga kami bisa melaju ke turnamen Indonesia Grassroots Championship tingkat nasional,” tegas Alfa.

Dengan gelar juara babak regional ini, SSB Garda Tamiang U14 resmi mewakili wilayah untuk tampil di panggung nasional Indonesia Grassroots Championship yang akan digelar di Lapangan Asiop, Bogor, Jawa Barat, pada 16–18 Oktober 2026 mendatang. Kini seluruh elemen masyarakat, pemerintahan daerah, serta pihak terkait diharapkan dapat bersatu memberikan dukungan — baik moril maupun materil — agar para talenta muda sepak bola Aceh Tamiang ini dapat berangkat dengan tenang, tampil percaya diri, dan mengharumkan nama Kabupaten Aceh Tamiang di panggung nasional.

Kemenangan ini sekaligus membuktikan bahwa dunia persepakbolaan muda di Aceh Tamiang memiliki potensi besar yang terus tumbuh dan berkualitas, asalkan mendapat dukungan, pembinaan berkelanjutan, dan perhatian dari berbagai pihak. Semoga di Bogor nanti, SSB Garda Tamiang mampu menorehkan prestasi yang lebih gemilang lagi.(Eri Beo)

Hayo mau copy paste ya