Aceh Tamiang –Satupena.co.id: Suasana penuh haru dan kebersamaan mewarnai kegiatan Tabligh Akbar yang menghadirkan dai nasional di Masjid Baitul Makmur, Kampung Sekumur, Kecamatan Sekerak, Jumat (17/04/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar, yang mewakili Bupati, didampingi Asisten Muslizar. Kehadiran pemerintah daerah menjadi bentuk dukungan moril bagi masyarakat yang tengah bangkit dari dampak bencana banjir bandang.
Dalam tausiyahnya bertajuk “Jalan Cinta Para Pejuang”, Ustadz Salim A. Fillah menyampaikan apresiasi mendalam kepada masyarakat terdampak bencana. Ia menilai ketabahan warga dalam menghadapi musibah sebagai teladan nyata kesabaran.
“Bapak-bapak dan ibu sekalian adalah orang-orang yang bisa kami teladani dalam kesabaran menghadapi musibah. Ingat, ada banyak kabar gembira bagi orang-orang yang sabar,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap ujian yang datang merupakan bentuk kasih sayang Allah SWT untuk menguji keimanan hamba-Nya. Menurutnya, kesabaran menjadi kunci utama untuk meraih cinta dan pertolongan dari Allah.
“Jika kita sabar, maka Allah akan mencintai kita. Karena Allah mencintai orang-orang yang sabar,” serunya penuh semangat di hadapan jamaah.
Lebih lanjut, ia memaparkan lima kabar gembira bagi orang-orang yang bersabar, yakni dicintai Allah SWT, senantiasa dalam kebersamaan-Nya, memperoleh pahala tanpa batas, mendapat sambutan istimewa dari malaikat di surga, serta dilimpahi berkah dan hidayah.
Tidak hanya ceramah, kegiatan ini juga diisi dengan aksi nyata kepedulian sosial. Relawan dari bersama menggelar bakti sosial dengan menyalurkan bantuan berupa hampers serta Tunjangan Hari Raya (THR) kepada masyarakat setempat.
Bantuan tersebut disambut antusias oleh warga yang masih dalam proses pemulihan pascabencana. Kehadiran para relawan dan tokoh agama diharapkan mampu memberikan semangat baru bagi masyarakat untuk bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.
Usai kegiatan keagamaan, rombongan yang dipimpin Plt. Sekda Syuibun Anwar melanjutkan kunjungan kerja dengan meninjau lokasi pembangunan jembatan gantung yang akan menghubungkan Kampung Rantau Bintang dan Kampung Babo.
Pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil kolaborasi dan bantuan dari Lembaga Wakaf Manfaat Mengalir dan Baitul Mal Merapi Merbabu, sebagai upaya mempercepat pemulihan infrastruktur serta mendukung mobilitas masyarakat di wilayah terdampak.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang memperkuat nilai-nilai keagamaan, tetapi juga wujud nyata solidaritas antara pemerintah, tokoh agama, dan lembaga sosial dalam membantu masyarakat bangkit dari bencana. ( D. Yogi. S ).












