BeritaKALTENGSAMPITTNI-POLRI

Ditpolairud Polda Kalteng, Bagikan Air Bersih Ke Warga Pesisir DAS Mentaya Sampit

277
×

Ditpolairud Polda Kalteng, Bagikan Air Bersih Ke Warga Pesisir DAS Mentaya Sampit

Sebarkan artikel ini

Sampit-Kalteng- Satupena.co.id: Kemarau panjang hingga empat bulan lamanya, warga pesisir di wilayah selatan Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mengalami krisis air bersih. Kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari menjadi tantangan bagi warga. Menyikapi kondisi ini, Ditpolairud Polda Kalimantan Tengah turun langsung memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat, menggunakan kapal LCT ke wilayah pesisir Daerah Aliran Sungai Mentaya Sampit. Minggu (25/10)

Sejak kemarau panjang lebih dari empat bulan lamanya, warga pesisir yang berada DAS Mentaya Sampit, mengalami krisis air bersih. Di tengah kesulitan warga mendapatkan air bersih, personel Direktorat Kepolisian Air Dan Udara Polisi Daerah Kalimantan Tengah, menyalurkan air beraih dengan menggunakan kapal LCT dengan menyusur sungai menuju empat desa diantaranya desa Belanti, desa Remiling, desa Belant dan desa Ganefo.

Baca Juga  Peduli Kesehatan Mata, Optik UD Jaya Gelar Pemeriksaan Gratis bagi Warga Binaan dan Pegawai Lapas Rantau Prapat

Kedatangan kapal LCT ditpolairud Polda Kalteng yang membawa air bersih, menjadi perhatian warga desa. Warga berbondong-bondong datang dengan membawa apa yang bisa digunakan untuk membawa air. Sementara yang berada di sungai harus menggunakan kelotok mwndatangi kapal untuk mendapatkan air bersih.

Warga pesisir yang hidup dibantaran sungai, biasanya menggunakan air aungai untuk keperluan sehari-hari, namun karena dampak kemarau yang melanda lebih dari 4 bulan lamanya, air sungai berubah asin dan berwarna kecoklatan, hingga tidak bisa digunakan lagi.

Untuk meringankan beban masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih. Aksi sosial dilakukan oleh personel polairud polda kalteng, merupakan bentuk kepedulian polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang tinggal di wilayah pesisir.

Baca Juga  Sentuh Hati Warga, Aksi Sosial Sunat Gratis Polres Lampung Utara Diserbu Peserta hingga Melebihi Kuota

Direktur Polairud Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol Dony Eka Putra, S.I.K, M.H mengatakan “bantuan air bersih di desa Belanti, kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan merupakan kegiatan rutin menghadapi kemarau panjang tahun ini. Dalam kemarau kali ini, sumur maupun air yang ada di wilayah Sampit sudah asin dan tidak layak konsumsi, sehingga masyarakat membutuhkan air bersih.”

“Setiap penyaluran air bersih disiapkan 40.000 liter air bersih. Dan sudah empat desa yang disalurkan yaitu desa Belanti, desa Ganefo, desa Remiling dan Desa Bangkuang Baru. Penyaluran air bersih bagi warga pesisir, dengan menyisir sungai menggunakan kapal LCT, yang sangat membutuhkan air bersih,” ungkapnya.

Baca Juga  Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Polres Lampung Utara Ajak Personel Perkuat Pelayanan Masyarakat

Salah seorang warga, Seroja mengucapkan; “terima kasih kepada polairud atas bantuan air bersih ini kepada masyarakat Belanti dan sekitarnya, karena kami sangat memerlukannya terutama untuk minum.”

“Air sungai tidak bisa digunakan karena asin, dan sudah hampir 5 bulan dirasakan warga. Untuk desa Belanti sudah dua kali ini diberi bantuan air bersih,” tambahnya.

Melalui penyaluran bantuan ini,
bantuan air bersih ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga pesisir Kotawaringin Timur. Di tengah keterbatasan yang dihadapi, akses terhadap air bersih menjadi hal penting yang perlu terus mendapatkan perhatian. (Mex)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *