Scroll untuk baca artikel
Ketuk Play Untuk Melihat Tayangan Live DMTV Malang
SUMATERA UTARA

Diteror Lewat FB, Terakhir Rumah dan Mobil Oknum Wartawan Dibakar OTK Menggunakan Bom Molotov

50
×

Diteror Lewat FB, Terakhir Rumah dan Mobil Oknum Wartawan Dibakar OTK Menggunakan Bom Molotov

Sebarkan artikel ini

0:00

Sumatra Utara Satupena.co.id – Rumah anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara beserta isinya hangus terbakar.

Rumah wartawan tersebut berlokasi di Lingkungan Talak Simin, Kelurahan Sirandorung, Kecamatan Rantau Utara.

Peristiwa itu diduga dilakukan Oleh Orang Tak Dikenal (OTK) dengan cara melemparkan Bom Molotov ke arah mobil yang sedang terparkir di teras rumah Junaidi Marpaung, pada  Kamis (21/03/2024) sekita pukul 02:30 WIB.

Baca juga Artikel ini :   Pengukuhan dewan pengurus pusat (DPP) ojek online indonesia(ojolali) berjalan sukses

“Jadi Apinya melalui mobil dulu hingga menyebar kerumah. Sepertinya ada yang melakukan pelemparan kearah mobil diduga bom molotov”. kata Junaidi kepada sejumlah awak media.

Lebih lanjut Junaidi menjelaskan, setelah kami tersadar dengan adanya api di rumah, seluruh keluarga mencoba keluar dari pintu rumah depan, namun setelah dibuka pintu itu tidak bisa terbuka.

Baca juga Artikel ini :   Kejari Ciduk dan Tetapkan Bendahara RSUP H.Adam Malik Sebagai Tersangka

” Pintu depan seperti diganjal dari luar, jadi kami keluar dari pintu samping rumah hingga pihak keluarga tidak ada yang korban”,  tandas Junaidi.

Junaidi berharap dalam peristiwa yang menimpanya, pihak kepolisian dapat mengusut tuntas atas peristiwa tersebut. ujarnya.

Baca juga Artikel ini :   Korban: Polsek Medan Baru Tidak Benar Menerima Uang Damai

Menurut Junaidi, sebelum terbakarnya rumah itu, dirinya sempat mendapatkan ancaman menggunakan media sosial, kalau saya dan keluarga tidak akan selamat dan akan dikejar kemanapun. Namun ancaman itu menggunakan Facebook yang menggunakan akun palsu.

“Beberapa hari ini memang saya melakukan investigasi terkait narkoba di Labuhanbatu, kalau beritanya belum ada” sebut Junaidi Marpaung.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *