Humbahas//Satuen co.id.
Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH menghadiri sekaligus membuka kegiatan Sosialisasi, Pelatihan dan Pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA) serta menerima bantuan peralatan pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) yang dilaksanakan di Pendopo Kantor Bupati dan Lapangan Bukit Inspirasi Doloksanggul, Selasa-Rabu, 21-22 April 2026.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan bersama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan, khususnya menjelang musim kemarau.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Humbahas AKBP Adi Nugroho, S.H., S.I.K., Sekda Chiristison R. Mabun, Staf Ahli Bupati Parman Lumban gaol, Staf Ahli Bupati Eliapzan Sihotang, Bapak Sunarno beserta jajaran, pimpinan OPD, Kepala KPH XIII Doloksanggul Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara Janly Bancin, Sekretaris Baops II Pematang Siantar Balai Pengendali Kebakaran Hutan Wil Sumatera II Maralo Tambun serta para camat dan kepala desa dari Kecamatan Doloksanggul, Paranginan, Pollung, dan Baktiraja.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa kebakaran hutan dan lahan merupakan ancaman nyata yang hampir setiap tahun terjadi dan berdampak luas terhadap lingkungan, kesehatan, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran kita semua akan pentingnya pencegahan sejak dini. Pencegahan adalah langkah paling efektif dibandingkan penanggulangan,” ujar Bupati.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena selain melanggar aturan, tindakan tersebut sangat berisiko menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga hutan dan lingkungan sebagai warisan berharga bagi generasi yang akan datang,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati berpesan kepada seluruh peserta pelatihan agar mengikuti kegiatan dengan serius serta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di wilayah masing-masing, sekaligus menjadi agen perubahan dalam upaya pencegahan karhutla.
Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas masyarakat dalam melakukan pencegahan dan penanganan dini kebakaran hutan dan lahan di wilayah masing-masing. Diakhir sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya PT Inalum, atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin.
Sementara itu, dalam laporan yang disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Humbang Hasundutan, Bernard Maori Simamora, ST., M.Si, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya karhutla, mendorong partisipasi aktif masyarakat, membentuk dan memperkuat MPA, serta meningkatkan kesiapsiagaan melalui dukungan peralatan.
Sunarno, Kepala Divisi Konservasi dan Penghijauan Inalum, mengapresiasi kehadiran Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, khususnya Bupati, dalam kegiatan tersebut sebagai wujud komitmen nyata terhadap penanganan karhutla. Ia juga menyampaikan bahwa proposal yang diajukan Pemkab Humbang akan diteruskan kepada pimpinan Inalum sebagai langkah strategis untuk memperkuat dukungan dan sinergi demi kemajuan daerah, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.
Peserta kegiatan juga melibatkan unsur TNI/Polri, BPBD, Satpol PP dan Damkar, perangkat daerah terkait, serta kelompok masyarakat dari lima desa, yakni Desa Sosorgonting, Pearung Silali, Pancur Batu, Siunong-unong Julu, dan Tipang, yang masing-masing mengirimkan 15 orang anggota calon Masyarakat Peduli Api (MPA).
Kegiatan sosialisasi dan pelatihan juga dirangkaikan dengan simulasi penanganan karhutla serta penyerahan bantuan peralatan dari PT Inalum kepada kelompok MPA di lima desa. Adapun bantuan yang diberikan antara lain berupa 4 unit jet shooter, 4 unit gepiok, 4 buah garu tajam, 17 potong kaos dan topi, serta 17 pasang sepatu boot.
(M Siboro C.IlJ)












