Taput Perkuat Digitalisasi Bantuan Sosial, Agen Pendamping Desa Dibekali Keterampilan Teknis
Tapanuli Utara//Satupena co.id. Memasuki hari kedua pelaksanaan program, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
kembali menggelar Sosialisasi, Uji Coba Digitalisasi Bantuan Sosial, serta Penguatan Kapasitas Agen Pendamping Tingkat Desa.
Kegiatan dilaksanakan secara serentak di Kantor Camat Simangumban dan Kantor Camat Pahae Jae, Jumat (12/06/2026).
Kegiatan di Kantor Camat Simangumban dipimpin langsung oleh Kepala Dinsos P3A Kabupaten Tapanuli Utara, Rafles Sergius Gultom, serta diikuti para agen pendamping desa, perangkat desa, dan unsur terkait yang berperan dalam pelaksanaan program perlindungan sosial di tingkat masyarakat.
Program ini merupakan bagian dari percepatan pilot project digitalisasi perlindungan sosial (Perlinsos Digital) yang menjadikan Kabupaten Tapanuli Utara sebagai salah satu daerah percontohan dalam pemanfaatan teknologi untuk penyaluran bantuan sosial. Melalui sistem pemindaian biometrik yang terintegrasi dengan pangkalan data nasional, pemerintah berupaya memastikan bantuan sosial tersalurkan secara lebih tepat sasaran, transparan, efektif, dan akuntabel.
Dalam kegiatan tersebut, para Agen Pendamping Tingkat Desa diberikan pemahaman mengenai mekanisme pelaksanaan program, tata cara penggunaan perangkat digital, hingga prosedur pendampingan kepada masyarakat penerima manfaat. Penguatan kapasitas ini dinilai penting agar proses transformasi digital dapat berjalan dengan baik hingga ke tingkat desa.
Selain itu, pemerintah juga menegaskan bahwa program ini dirancang secara inklusif sehingga tetap dapat menjangkau masyarakat yang belum memiliki telepon pintar (smartphone) berbasis Android.
Kehadiran agen pendamping desa diharapkan menjadi ujung tombak dalam membantu masyarakat mengakses layanan dan memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam proses digitalisasi bantuan sosial.
Melalui kegiatan sosialisasi dan uji coba yang terus dilakukan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap implementasi Perlinsos Digital dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat validitas data penerima bantuan, serta mendorong terwujudnya tata kelola bantuan sosial yang modern, tepat sasaran, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.
(M Siboro C.ILJ)

















