AcehACEH BESARBerita

Dr. Teuku Abdul Khalid Resmi Pimpin HKTI Aceh Periode 2026–2031

×

Dr. Teuku Abdul Khalid Resmi Pimpin HKTI Aceh Periode 2026–2031

Sebarkan artikel ini

ACEH BESAR –Satupena.co.id:  Dr. Ir. H. Teuku Abdul Khalid, M.M., resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPD HKTI) Provinsi Aceh periode 2026–2031 oleh Ketua Umum DPN HKTI, Dr. Sudaryono, B.Eng., M.M., MBA, di Kecamatan Cot Glee, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (13/10/2026).

Sebelum pelantikan, Teuku Abdul Khalid terpilih melalui Musyawarah Daerah (Musda) HKTI Provinsi Aceh yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Banda Aceh. Musda tersebut dihadiri para ketua DPC HKTI dari 23 kabupaten/kota se-Aceh.

Dalam sambutannya, Teuku Abdul Khalid yang juga anggota DPR RI Komisi IV menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin HKTI Aceh selama lima tahun ke depan.

Baca juga Artikel ini :  Yonzipur 10 Kostrad Tuntaskan Misi Kemanusiaan di Aceh Tamiang, Kembali ke Markas dengan Aman dan Penuh Kehormatan

Ia menegaskan bahwa kebersamaan dan kekompakan seluruh pengurus menjadi modal utama dalam memperjuangkan kepentingan petani serta memperkuat sektor pertanian di Aceh.

“ Kekuatan bukan hanya pada kepintaran atau kekuasaan, tetapi juga pada kebersamaan. Karena itu, mari kita bersatu agar mampu mewujudkan cita-cita menjadikan Indonesia sebagai negara yang berdaulat pangan,” ujarnya.

Menurutnya, HKTI harus menjadi wadah perjuangan petani sekaligus jembatan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah, khususnya terkait kebutuhan dan peningkatan kesejahteraan petani.

Baca juga Artikel ini :  Hikmah di Balik Bencana, Panen Durian Meriah Jaya Jadi Harapan Baru Pasca Banjir dan Longsor

Ia juga mengajak seluruh pengurus HKTI di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota untuk memperkuat koordinasi dan bekerja bersama dalam mendukung pembangunan pertanian.

Sementara itu, Ketua Umum DPN HKTI, Dr. Sudaryono, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Teuku Abdul Khalid yang dinilainya sebagai sosok yang telah lama menjalin hubungan baik dengannya.

Sudaryono yang juga menjabat Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) berharap kepengurusan HKTI Aceh yang baru dapat menjalankan amanah organisasi dan berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Ia menekankan pentingnya ketersediaan air, perbaikan irigasi, serta dukungan pupuk bagi petani agar produktivitas pertanian dapat terus meningkat.

Baca juga Artikel ini :  PWA Kecam Tindakan Aparat Terhadap Jurnalis Saat Demo JKA Di Banda Aceh

“Kalau ada air, orang bisa menanam. Karena itu, irigasi sangat penting bagi pertanian. Selain itu, ketersediaan pupuk dan dukungan pemerintah juga harus terus diperkuat,” ujarnya.

Sudaryono juga mengajak seluruh jajaran HKTI untuk mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat kemandirian pangan dan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan pangan.

Dengan dilantiknya kepengurusan DPD HKTI Provinsi Aceh periode 2026–2031, diharapkan organisasi tersebut semakin aktif memperjuangkan kepentingan petani, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan di Aceh dan Indonesia.

Hayo mau copy paste ya