BeritaLampung

Berjalan di Tengah KBM, Program Revitalisasi SD Negeri Sukoharjo Terapkan Sterilisasi Zona K3

×

Berjalan di Tengah KBM, Program Revitalisasi SD Negeri Sukoharjo Terapkan Sterilisasi Zona K3

Sebarkan artikel ini

Lampung Utara – Satupena.co.id: Pengerjaan fisik gedung utama SD Negeri Sukoharjo di Kecamatan Abung Surakarta kini tengah memasuki tahapan krusial pembongkaran dan pemasangan atap baja ringan baru. Pengerjaan dari Program Revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan ini berjalan bersamaan dengan aktifnya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), sehingga aspek keselamatan siswa di area sekolah menjadi perhatian utama di lapangan.

Berdasarkan pantauan langsung pada Selasa (13/10) pagi, material bangunan dan aktivitas pekerja atap terlihat aktif di area sekolah. Untuk mengantisipasi risiko kecelakaan yang rawan menimpa anak-anak, zona pengerjaan fisik telah dibatasi dengan rambu sterilisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Asas keterbukaan informasi juga dipenuhi dengan terpasangnya papan pengumuman proyek di area depan bangunan sekolah. Sistem pengerjaan proyek ini digulirkan secara swakelola, di mana proses pembangunan di lapangan dikerjakan langsung secara mandiri oleh pihak sekolah bersama Panitia P2SP (Panitia Pembangunan di Sekolah Pelaksana). Keterlibatan panitia internal ini bertujuan untuk memastikan seluruh tahapan konstruksi berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan.

Baca juga Artikel ini :  Pemkab Samosir Gelar FGD Penyusunan RDTR Pangururan 2026–2046

Di tengah kesibukan renovasi tersebut, tampak hadir pula Babinsa Koramil Abung Timur, Stevanus, yang turun langsung memantau situasi di area sekolah. Kehadiran aparat kewilayahan ini bertujuan untuk memperkuat pengawasan aspek keamanan dan memastikan sterilisasi zona K3 benar-benar dipatuhi, sekaligus membantu memberikan rasa aman bagi para guru dan murid selama masa konstruksi berlangsung.

Baca juga Artikel ini :  Sekda: Semoga Kehadiran Mahasiswa Dapat Memberikan Kontribusi Nyata Dalam Membantu Pemulihan Pascabanjir

Di balik tantangan masa konstruksi, Program Revitalisasi ini diproyeksikan membawa dampak besar bagi mutu pendidikan setempat. Fasilitas bangunan yang kokoh akan memberikan manfaat nyata berupa rasa aman total bagi murid dari risiko atap bocor atau rapuh, sekaligus menciptakan atmosfer ruang kelas yang sehat serta representatif untuk mendongkrak motivasi belajar. Sementara bagi para guru, kenyamanan gedung baru ini dipastikan bakal meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam mengajar.

Merespons kondisi transisi tersebut, Kepala Sekolah SD Negeri Sukoharjo, Sri Sulastri, menegaskan bahwa pihak sekolah mengambil langkah mitigasi ketat sejak awal program ini bergulir demi melindungi warga sekolah.

“Bagi kami di lingkungan satuan pendidikan, keselamatan anak-anak adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. Melalui adanya Program Revitalisasi yang kami kawal bersama Panitia P2SP ini, kami langsung memberlakukan pembatasan ruang gerak siswa yang ketat agar mereka sama sekali tidak mendekati area kerja fisik. Selain itu, jadwal KBM dan pemanfaatan ruang kelas diatur secara fleksibel agar proses belajar harian tetap berjalan kondusif,” tegas Sri Sulastri.

Baca juga Artikel ini :  Pemkab Aceh Tamiang Fokus Pulihkan 712 Hektare Lahan Pertanian Terdampak Banjir

Upaya penataan lingkungan belajar di tengah renovasi ini diharapkan dapat berjalan konsisten hingga seluruh tahapan selesai. Hadirnya program berbasis swakelola ini ke depan diharapkan mampu memberikan fasilitas ruang kelas yang jauh lebih aman, sehat, dan layak bagi masa depan anak-anak serta kenyamanan kerja para guru di wilayah Abung Surakarta.

Reporter Andre

Hayo mau copy paste ya