AcehBeritaPidie JayaTNI Polri

Danrem 011 Lilawangsa dan Dandim 0102 Pidie: Tegaskan Soliditas TNI dan Rakyat Jaga Perdamaian

×

Danrem 011 Lilawangsa dan Dandim 0102 Pidie: Tegaskan Soliditas TNI dan Rakyat Jaga Perdamaian

Sebarkan artikel ini

Pidie Jaya – Satupena.co.id: Komitmen TNI dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkuat persatuan, dan merawat perdamaian di wilayah Aceh kembali ditegaskan melalui kehadiran Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran, M.Tr.Han., bersama Komandan Kodim (Dandim) 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., pada Apel Kebangsaan Indonesia Damai Kabupaten Pidie Jaya, Senin, 14/09/2026.

Kehadiran pimpinan TNI tersebut menjadi wujud nyata dukungan terhadap upaya pemerintah daerah dalam memperkokoh persatuan, menjaga kondusivitas wilayah, dan membangun sinergi bersama seluruh elemen masyarakat.

Apel kebangsaan yang dipimpin langsung Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malaysi, MA., S.Sos., M.E., berlangsung di halaman Gedung MTQ, Desa Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, dan diikuti jajaran Forkopimda, TNI, Polri, ASN, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pelajar, serta masyarakat setempat.

Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran hadir bersama Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi sebagai bagian dari komitmen TNI untuk terus memperkuat hubungan dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta kedamaian di wilayah Pidie Jaya.

Baca juga Artikel ini :  Personel Kompi 3 Batalyon B Pelopor Melaksanakan Quick Response Kebakaran Rumah Masyarakat Bersama Damkar Kab,Bener Meriah

Kehadiran tersebut juga memperlihatkan soliditas TNI bersama Forkopimda dalam membangun kesadaran kebangsaan dan mendorong seluruh komponen masyarakat agar senantiasa menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Apel diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Himne Aceh, dilanjutkan pembacaan Deklarasi Damai oleh Ketua KNPI Pidie Jaya, Marhaban, yang diikuti seluruh peserta.

Deklarasi tersebut memuat komitmen untuk mempertahankan Pancasila dan UUD 1945, menjaga simbol-simbol negara, melestarikan Bhinneka Tunggal Ika, serta menolak, mengutuk keras segala bentuk tindakan yang merendahkan lambang Negara Republik Indonesia.

Usai apel, Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran menegaskan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan seluruh komponen masyarakat untuk menjaga kondusivitas wilayah.

Baca juga Artikel ini :  Kapolres Malang Pimpin Serah Terima Jabatan Kapolsek dan Kasat

“Melalui apel kebangsaan ini, kita menegaskan bahwa situasi di Kabupaten Pidie Jaya kondusif dan aman. Masyarakat masih berpedoman pada nilai-nilai nasionalisme, setia kepada ideologi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta tetap berada dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Brigjen TNI Ali Imran.

Ia menambahkan, hubungan TNI dengan masyarakat di wilayah Pidie dan Pidie Jaya selama ini berjalan solid. TNI terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung berbagai kegiatan pembangunan maupun sosial kemasyarakatan.

“Hubungan TNI dengan masyarakat sangat solid dan senantiasa bersinergi dalam mendukung kegiatan pemerintah daerah serta kegiatan sosial masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Danrem, soliditas tersebut juga terlihat ketika Kabupaten Pidie Jaya menghadapi bencana banjir beberapa waktu lalu. TNI bersama masyarakat dan unsur terkait turut terlibat dalam upaya penanggulangan bencana hingga tahap pemulihan.

Baca juga Artikel ini :  Pimpin Apel Gabungan, Wabup Taput Tekankan Evaluasi Kerja, Inovasi, dan Transparansi Publik

“Termasuk saat Kabupaten Pidie Jaya mengalami bencana banjir, kita bersama-sama bekerja dalam penanggulangan dan sampai saat ini masih fokus pada tahap pemulihan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Danrem 011/Lilawangsa mengajak seluruh komponen masyarakat, termasuk TNI, Polri, ASN, ulama, tokoh masyarakat, dan generasi muda, untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan kedamaian di Kabupaten Pidie Jaya.

Ia menegaskan, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan tugas bersama seluruh masyarakat.

“Keamanan tidak hanya menjadi tugas aparat, tetapi merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama. Wilayah yang kondusif sangat berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat, baik di sektor ekonomi, pendidikan, maupun kehidupan sosial,” pungkasnya.

Kehadiran Danrem 011/Lilawangsa bersama Dandim 0102/Pidie dan personel TNI pada Apel Kebangsaan Indonesia Damai tersebut menjadi penegasan bahwa TNI senant ( Ismed )