BeritaSUMATERA UTARATNI Polri

Kapolres Toba Ajak Masyarakat Perkuat Alert System dan Keluarga Menjadi Benteng Anti Narkoba.

×

Kapolres Toba Ajak Masyarakat Perkuat Alert System dan Keluarga Menjadi Benteng Anti Narkoba.

Sebarkan artikel ini

Kapolres Toba Ajak Masyarakat Perkuat Alert System dan Keluarga Menjadi Benteng Anti Narkoba

TOBA//Satupena co.id.Kapolres Toba AKBP V.J Parapaga, S.I.K, menghadiri Temu ramah dengan Pemerintah Kabupaten Toba dan Kapolres Toba dengan masyarakat yang bertempat di Kantor Desa Meranti Timur Kecamatan Pintu Pohan Meranti Kabupaten Toba Provinsi Sumatera Utara, Minggu (03/5/2026)

Turut hadir Wakil Bupati Toba Audy Murphy Sitorus, Anggota DPRD Kabupaten Toba Darma Siagian, Camat Pintu Pohan Meranti Erwin Simangunsong, Kapolsek Porsea Iptu Rollys Marpaung, KBO Sat Narkoba Polres Toba IPDA A Ginting, Anggota Sat Narkoba Polres Toba Daud Siregar, Kepala Desa Meranti Timur Robinson Sarumpaet, BPD Desa Meranti Timur, Masyarakat Desa Meranti Timur, Kepala Puskesmas Pintu Pohan Meranti F Ginting, dan Masyarakat desa Meranti Timur

Pada kesempatan itu, masyarakat meminta kepada pemerintah dan kepolisian untuk menangani maraknya tindak pidana pencurian dan narkoba di desa Meranti Timur khususnya

Sementara itu, Aiptu Daud Siregar dari Sat Narkoba memberi penjelasan kepada masyarakat Penggolongan Narkotika di Indonesia (UU No. 35 Tahun 2009)Berdasarkan undang-undang, narkotika dibagi menjadi tiga golongan yaitu Golongan I: Sangat berbahaya, potensi kecanduan tinggi, hanya untuk ilmu pengetahuan (tidak untuk terapi). Contoh: Ganja, Kokain, Heroin, Sabu.Golongan II: Digunakan untuk pengobatan sebagai pilihan terakhir, potensi ketergantungan tinggi. Contoh: Morfin, Petidin.Golongan III: Banyak digunakan dalam terapi/pengobatan, potensi ketergantungan ringan. Contoh: Kodein.

Baca juga Artikel ini :  HUT Bhayangkara ke- 78, Perserta Upacara di Mapolda Sumsel Dibuat Takjub

Tentang jenis-jenis narkoba dan efek yang di timbulkan dari zat-zat berbahaya yang di timbulkan dari narkoba. Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya) adalah zat yang memengaruhi struktur atau fungsi tubuh dan dapat menyebabkan perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri, hingga ketergantungan, ungkap Daud

Kapolres Toba AKBP V.J Parapaga dalam sambutannya menyampaikan bahwa salah satu kelemahan kami adalah kurangnya personil.

“Polisi tidak bisa hadir dalam waktu 1 x 24 jam. Tapi kami berterimakasih sudah mendukung tugas Polri,” kata Kapolres

Kapolres berharap agar warga memberdayakan simpul-silpul masyarakat yang ada di desa untuk melakukan koordinasi dan terintegrasi dengan Bhabinkamtibmas.

Baca juga Artikel ini :  Pertemuan Bupati Humbahas dengan Ketua DEN: Peningkatan Sektor Pertanian, Pendidikan, Kesehatan menjadi Prioritas.

Ia juga meminta agar warga memperkuat imun sosial atau Alert System (alarm) terhadap tindak kejahatan. Selain itu, Kapolres Toba juga menyampaikan hotline pengaduan dinomor 110 yang dapat dihubungi 1×24 jam untuk melaporkan tindak pidana yang terjadi di tengah masyarakat.

“Silahkan dihubungi jika ada peristiwa tindak pidana atau hal lain seperti kecelakaan,” ujar Kapolres sembari mengingatkan agar tidak mempermainkan panggilan terhadap nomor pengaduan tersebut.

Peredaran narkoba tidak hanya merugikan individu yang mengonsumsinya, tetapi juga merusak jaringan sosial dan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, langkah preventif menjadi sangat penting. Polres Toba mengajak seluruh lapisan masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, hingga komunitas, untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran akan bahaya narkoba.

“Kami mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Toba untuk bersama-sama mencegah dan memerangi narkoba.”ungkap Kapolres Toba AKBP V.J Parapaga, S.I.K, di temu ramah dengan warga masyarakat

Dengan meningkatnya peredaran narkoba di berbagai kalangan, Polres Toba mengajak orang tua untuk lebih aktif dalam mengedukasi anak-anak dan generasi muda tentang bahaya narkoba. Pendidikan dan pengawasan yang ketat dari lingkungan keluarga dan sekolah merupakan benteng pertahanan pertama dalam melawan pengaruh negatif narkoba.

Baca juga Artikel ini :  Sungai Weh Gegaring Kembali Mengamuk, Warga Pantan Sinaku Terjebak Menunggu Air Surut

“Awasi anak-anak kita. Buat situasi keluarga nyaman untuk anak. Jangan sampai anak-anak mencari pelampiasan di luar yang merugikan dirinya sendiri,” tegas Kapolres

Selain itu, Polres Toba juga melakukan upaya penindakan terhadap pelaku peredaran narkoba. Namun, upaya ini tidak akan berhasil tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat. Masyarakat diminta untuk lebih waspada dan melaporkan segala kegiatan yang mencurigakan kepada pihak berwenang.

Dengan kesadaran dan kerjasama yang kuat antara Polres Toba dan masyarakat, kita dapat membangun lingkungan yang aman dan bersih dari bahaya narkoba serta kejahatan lainnya.

Kapolres juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya mekanisme penegakan aturan berbasis kesepakatan warga, namun tetap menekankan agar masyarakat tidak mengambil tindakan main hakim sendiri. Penanganan setiap permasalahan, tegasnya, tetap harus mengacu pada hukum yang berlaku.

Sumber : Humas Polres Toba(m Siboro C.ILJ)

Hayo mau copy paste ya