Foto : Anggota DPRK Aceh Besar, Zulfikar Aziz.
Jantho –Satupena.co.id: Warga Gampong Lampineung, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, dilanda keresahan akibat maraknya aksi pencurian yang menyasar permukiman penduduk pada Senin (4/5/2026) dini hari. Aksi tersebut terjadi hampir bersamaan dan menyasar banyak rumah warga dalam satu malam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya hampir 10 rumah dan warung milik warga menjadi target pelaku. Modus yang digunakan diduga dengan cara mencongkel pintu dan jendela saat penghuni tengah terlelap.
Setelah berhasil masuk, pelaku mengobrak-abrik lemari serta sudut rumah untuk mencari barang berharga seperti uang tunai, perhiasan, barang elektronik, hingga telepon genggam.
Sejumlah warga mengungkapkan, aksi pelaku sempat terekam kamera pengawas (CCTV) milik salah satu rumah. Dalam rekaman tersebut terlihat seorang pria menggunakan senter yang dipasang di kepala, mengenakan celana pendek tanpa baju, memasuki pekarangan rumah sambil memantau situasi. Namun, dalam rekaman itu pelaku tidak terlihat masuk ke dalam rumah tersebut.
Menanggapi kejadian ini, Anggota DPRK Aceh Besar, Zulfikar Aziz, mendesak pihak kepolisian, khususnya Polsek Baitussalam, untuk segera meningkatkan pengamanan di wilayah tersebut. Ia meminta patroli rutin ditingkatkan, terutama pada jam-jam rawan, guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Ini sudah sangat meresahkan. Polsek harus segera turun tangan. Aparatur gampong juga perlu mengaktifkan kembali pageu gampong sebagai sistem pengamanan berbasis masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Zulfikar juga meminta perangkat gampong untuk segera melaporkan setiap kejadian ke Polsek terdekat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. Menurutnya, respons cepat dari aparatur gampong sangat penting untuk mencegah meluasnya aksi kriminal.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan sistem pageu gampong melalui aturan dan kelembagaan yang lebih baik, serta didukung sarana prasarana seperti pemasangan portal dan CCTV di titik-titik strategis.
Zulfikar menyebutkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, aksi serupa juga terjadi di sejumlah gampong lain seperti Lambuy dan Miruek. “Dua minggu lalu hampir 12 rumah warga di Miruek juga dibobol maling,” ungkapnya.
Ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian. Menurutnya, sinergi antara warga dan aparat menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan tetap kondusif. ( Ril ).













