AcehBeritaBIREUEN

Marak Knalpot Brong di Bireuen, Warga Resah dan Minta Penertiban Tegas

×

Marak Knalpot Brong di Bireuen, Warga Resah dan Minta Penertiban Tegas

Sebarkan artikel ini

Kebisingan dinilai mengganggu kenyamanan, aktivitas ibadah, hingga ketertiban lingkungan

Bireuen- Satupena.co.id: Masyarakat di Kabupaten Bireuen mengeluhkan maraknya penggunaan knalpot racing atau knalpot brong oleh kalangan muda dalam beberapa waktu terakhir. Fenomena ini dinilai semakin meresahkan karena menimbulkan kebisingan yang mengganggu kenyamanan dan ketenangan lingkungan.

Penggunaan knalpot brong disebut kian meningkat, terutama di wilayah perkotaan seperti Kecamatan Kota Juang. Suara bising yang ditimbulkan tidak hanya terdengar pada waktu tertentu, tetapi hampir sepanjang hari, mulai dari siang, sore hingga malam.

Baca juga Artikel ini :  Kapolres Aceh Tengah Beserta Staf, Berikan Surprise Kepada Dandim 0106 Dan Jajaran Di HUT TNI 79

Salah seorang warga Kota Juang, Farhan, Jumat (27/03/2026), mengungkapkan bahwa suara knalpot brong sangat mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat.

“Suara knalpot itu sangat mengganggu kenyamanan dan ketertiban lingkungan. Bahkan, pengendaranya seperti sengaja memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi agar suaranya semakin bising,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga mengganggu konsentrasi kerja serta aktivitas ibadah warga.

Baca juga Artikel ini :  Babinsa Koramil 09/Ketol Dukung Ketahanan Pangan Lewat Pendampingan Petani Bawang Merah di Aceh Tengah

“Bukan hanya saya, tapi warga sekitar juga merasa terganggu. Saat jam istirahat maupun ketika melaksanakan shalat, suara knalpot itu kerap terdengar karena pengendaranya sering memainkan gas motor,” tambahnya dengan nada kesal.

Warga pun berharap aparat Kepolisian, khususnya Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bireuen, dapat segera mengambil langkah tegas untuk menertibkan penggunaan knalpot brong di jalan raya.

Baca juga Artikel ini :  Polres Jombang dan Pemkab Bersinergi Dukung Ketahanan Pangan, Tebar 10 Ribu Benih Ikan Nila

Mereka meminta agar tidak hanya sebatas imbauan, tetapi juga dilakukan tindakan nyata seperti razia rutin guna memberikan efek jera kepada para pelanggar.

“Kami berharap ada penindakan tegas. Kalau perlu dilakukan razia setiap hari, jangan hanya imbauan saja. Ini sudah sangat meresahkan,” pungkasnya. ( SrNTv ).

Berita

‎Pimpin Apel Gabungan, Bupati Taput Tekankan Perubahan Mental Kerja ASN…

Hayo mau copy paste ya