AcehBENER MERIAHBerita

Hikmah di Balik Bencana, Panen Durian Meriah Jaya Jadi Harapan Baru Pasca Banjir dan Longsor

×

Hikmah di Balik Bencana, Panen Durian Meriah Jaya Jadi Harapan Baru Pasca Banjir dan Longsor

Sebarkan artikel ini
Poto: Saleh Salah satu petani durian Dusun Uning Baru Kampung Meriah Jaya / Degol. Rabu 7 Januari 2026.

Bener Meriah, Satupena.co.id-
Banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Bener Meriah beberapa waktu lalu meninggalkan jejak kesedihan mendalam bagi warga. Lahan pertanian terendam, akses jalan sempat terputus, dan aktivitas ekonomi warga nyaris lumpuh. Di Desa Meriah Jaya, lumpur dan sisa material longsor masih menjadi saksi beratnya cobaan yang dilalui masyarakat.

Namun, di tengah duka itu, alam kembali menghadirkan harapan.
Di Dusun Uning Baru, Desa Meriah Jaya, Kecamatan Gajah Putih, kebun-kebun durian justru memasuki masa panen.

Baca juga Artikel ini :  Personil Polres Lhokseumawe Gelar Razia Antisipasi Gangguan Kamtibmas Jelang Pilkada Serentak 2024

Salah satunya milik Saleh, seorang petani durian yang selama ini menggantungkan hidup dari hasil bumi. Sempat dihantui rasa cemas karena hujan lebat dan ancaman longsor, Saleh tak menyangka kebunnya mampu bertahan dan menghasilkan panen melimpah.

“Saya kira habis semua karena hujan besar. Tapi ternyata durian-durian ini justru matang sempurna,” ujar Saleh dengan wajah penuh syukur.

Baca juga Artikel ini :  NasDem Aceh Tengah Kritik Cover Tempo, Dinilai Tak Beretika dan Cederai Demokrasi

Durian Meriah Jaya dikenal memiliki cita rasa khas—daging tebal, manis legit, dan aroma kuat. Pascabencana, panen ini bukan hanya menjadi sumber penghasilan bagi petani, tetapi juga simbol kebangkitan ekonomi warga. Dari hasil penjualan durian, Saleh dan petani lainnya mampu meraih jutaan rupiah untuk menutup kerugian dan kembali menata kehidupan.

Melalui panen durian ini, masyarakat Meriah Jaya mengajak warga Bener Meriah dan daerah sekitarnya untuk datang langsung dan membeli hasil kebun para petani. Selain menikmati durian segar berkualitas, pembelian tersebut menjadi bentuk dukungan nyata bagi warga yang tengah bangkit dari dampak banjir dan tanah longsor.

Baca juga Artikel ini :  Pemko Langsa Gelar Tausiah Akbar Peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H, Wawali Ajak Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial

“Membeli durian kami berarti ikut membantu kami bangkit,” tutur Saleh penuh harap.

Di tengah luka alam yang perlahan pulih, durian Meriah Jaya kini menjadi pengikat empati—menghadirkan rasa manis di saat pahit, serta mempertemukan pembeli dan petani dalam semangat saling menguatkan pascabencana.

Hayo mau copy paste ya