AcehACEH TENGAHBerita

GMNI Aceh Tengah Serukan Aksi Bersama Berantas Judi dan Pungli di Arena Pacuan Kuda HM Hasan Gayo

×

GMNI Aceh Tengah Serukan Aksi Bersama Berantas Judi dan Pungli di Arena Pacuan Kuda HM Hasan Gayo

Sebarkan artikel ini

Takengon, Satupena.co.id. – Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Aceh Tengah menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam memberantas praktik perjudian dan pungutan liar (pungli) yang disinyalir marak terjadi di arena pacuan kuda HM Hasan Gayo, Takengon.

Seruan ini disampaikan langsung oleh aktivis GMNI Aceh Tengah, Myka Alfaresy, sebagai respons atas keresahan publik terhadap kegiatan ilegal yang dinilai mencoreng citra event budaya lokal tersebut.

Baca juga Artikel ini :  Cabuli Anak Tiri di Bawah Umur, Pria Warga Kecamatan Linge Ditangkap Polisi

“Kami GMNI Aceh Tengah dengan tegas meminta seluruh masyarakat, khususnya warga Takengon, untuk tidak tinggal diam. Jika menemukan adanya praktik perjudian atau pungli dalam bentuk apapun di arena pacuan kuda, segera ambil tindakan. Dokumentasikan dengan foto atau video, lalu laporkan langsung kepada pihak berwajib,” ujar Myka Alfaresy.

Baca juga Artikel ini :  Satlantas Polres Pidie Bagikan Paket Sembako Menjelang Hari Jadi Lalu Lintas Ke -69

Ia juga menekankan pentingnya keberanian masyarakat dalam melaporkan praktik ilegal itu. Menurutnya, partisipasi aktif warga akan sangat membantu aparat penegak hukum dalam menjaga ketertiban.

“Masyarakat tidak perlu takut. Identitas pelapor akan dilindungi. Kami siap mendukung dan mengawal setiap laporan yang masuk. Kami ingin memastikan arena pacuan kuda kembali bersih dan menjadi kebanggaan kita semua,” tegas Myka.

Baca juga Artikel ini :  Satgas TMMD Ke-126 Kodim 0106 Aceh Tengah Rampungkan Rumah Layak Huni untuk Janda di Kampung Rutin

Lebih lanjut, GMNI Aceh Tengah berharap pemerintah daerah bersama aparat keamanan dapat memperketat pengawasan serta menindak tegas pihak-pihak yang terlibat.

“Ini adalah tanggung jawab kita bersama. GMNI akan terus mengawal isu ini dan memastikan aspirasi masyarakat didengar. Mari kita wujudkan pacuan kuda HM Hasan Gayo sebagai arena yang bersih, jujur, dan bermartabat,” pungkasnya.

( Rel )

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hayo mau copy paste ya