BeritaJAKARTAPemerintah

Dihadiri Wamenhan Rakortas Bulog Transformasi Kelembagaan

×

Dihadiri Wamenhan Rakortas Bulog Transformasi Kelembagaan

Sebarkan artikel ini

Jakarta –Satupena.co.id:  Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto mewakili Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri Rakortas Transformasi Kelembagaan Bulog yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, di kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta, Jumat (29/11/2024).

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan transformasi kelembagaan Perum Bolog menjadi Badan Otonom sudah mendapatkan restu dari Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga Artikel ini :  Polres Lhokseumawe Gelar Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila 2024

Zulkifli mengatakan, usulan untuk mengubah status Bulog agar terlepas dari Kementerian BUMN telah disampaikan dalam rapat terbatas (Ratas) yang dipimpin langsung oleh Prabowo pada Selasa (26/11/2024) lalu.

“Saya laporan perlunya transformasi Bulog dan kami akan melanjutkan rapat kepada pihak yang terkait untuk merumuskan konsep transformasi Bulog dan Presiden memutuskan untuk silakan dilanjutkan,” kata Zulkifli dalam konferensi pers di Kantor Bulog, Jumat (29/11/2024).

Baca juga Artikel ini :  Sinergitas Untuk Kamtibmas. TNI-Polri Buka Puasa Bersama

Direktur Utama Perum Bulog Wahyu Suparyono akan membentuk tim transformasi menjelang berganti menjadi badan otonom di bawah langsung Presiden Prabowo Subianto.

“Tim transformasi akan dibentuk dalam Keppres, konsepnya seperti apa sedang kami siapkan,” kata Wahyu usai rapat koordinasi bidang pangan di kantor Kemenko Pangan, Graha Mandiri, Jakarta Pusat, Kamis (21/11/2024).

Baca juga Artikel ini :  Pangkostrad Tanam Perdana Kakao dan Jagung di Lahan Ketahanan Pangan Kostrad Tasikmalaya

Pada tahun 2025, Wahyu mengatakan bahwa Perum Bulog masih berada di bawah Kementerian BUMN. Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) juga masih mengikuti Kementerian BUMN.

Wahyu enggan menentukan target kapan Bulog akan menjadi badan otonom di bawah Presiden.

“Kalau bisa lebih cepat, jangan lebih lama,” tutur Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hayo mau copy paste ya