PASURUAN –Satupena.co.id: Prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 502/Ujwala Yudha/18/2 Kostrad berkolaborasi dengan Indian Army melaksanakan Latihan Terjun Penyegaran (Jungar) Statik di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Marinir, Grati, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (3/11/2026).
Latihan tersebut bertujuan memelihara sekaligus meningkatkan keterampilan, ketangkasan, dan kesiapsiagaan prajurit Lintas Udara (Linud), khususnya dalam menguasai seluruh tahapan penerjunan sesuai standar kemampuan yang telah ditentukan.
Rangkaian latihan diawali dengan penerjunan bebas militer oleh Peleton Pandu Udara yang bertugas menyiapkan dan memastikan kesiapan dropping zone atau daerah pendaratan. Selanjutnya, sebanyak 271 prajurit Ujwala Yudha melaksanakan penerjunan dari ketinggian 1.200 kaki.
Para prajurit diberangkatkan dari Marshaling Area di Lanud Abd Saleh, Malang, dan melaksanakan penerjunan dalam empat sorti penerbangan.
Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan mengutamakan prosedur keamanan, kedisiplinan, serta penguasaan teknik penerjunan. Hal ini menjadi bagian penting dalam membentuk prajurit Lintas Udara yang terampil, sigap, dan mampu menghadapi berbagai karakteristik medan operasi.
Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., yang meninjau langsung pelaksanaan latihan, menegaskan bahwa kemampuan terjun merupakan salah satu keterampilan utama yang wajib dimiliki dan terus dipelihara oleh setiap prajurit Lintas Udara.
“Latihan Terjun Penyegaran ini bukan sekadar menjaga kemampuan teknis, tetapi juga membentuk mental, keberanian, disiplin, dan kepercayaan diri prajurit. Oleh karena itu, kemampuan tersebut harus terus diasah melalui latihan yang berkesinambungan,” tegas Pangdivif 2 Kostrad.
Melalui latihan ini, Yonif 502/Ujwala Yudha/18/2 Kostrad terus memantapkan profesionalisme dan kesiapan prajurit sebagai satuan Lintas Udara. Latihan yang dilaksanakan secara terukur dan berkesinambungan diharapkan mampu memastikan setiap prajurit selalu siap menjalankan tugas secara profesional, cepat, dan tepat dalam menghadapi berbagai kondisi medan operasi.
Reporter: Sunarto












