LUBUKLINGGAU – Dalam upaya mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), personel Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan Batalyon B Pelopor melaksanakan patroli pencegahan di sejumlah wilayah Kota Lubuklinggau, Minggu (11/10/2026).
Kegiatan ini menyasar kawasan permukiman warga, area perkebunan, serta lahan terbuka yang berpotensi mengalami kebakaran. Selain melakukan pemantauan situasi, personel turut mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan menghindari praktik pembakaran saat membuka maupun membersihkan lahan.
Patroli dipimpin oleh Danton 2 Kompi 2 Batalyon B Pelopor, Ipda Anton Junaidi, S.H., bersama sejumlah personel. Dalam pelaksanaannya, petugas berinteraksi langsung dengan warga guna memberikan pemahaman mengenai risiko pembakaran lahan, termasuk dampaknya terhadap kesehatan, kelestarian lingkungan, dan kehidupan masyarakat sekitar.
Ipda Anton Junaidi, S.H. menyampaikan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan kesiapsiagaan petugas serta dukungan aktif dari masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak menggunakan cara membakar dalam membuka atau membersihkan lahan. Jika melihat adanya titik api, segera sampaikan kepada petugas agar bisa dilakukan penanganan secepatnya,” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Danyon B Pelopor AKBP Andiyano, S.K.M., M.H., menegaskan bahwa patroli preventif menjadi bagian dari upaya satuan dalam menekan risiko terjadinya kebakaran lahan sekaligus membangun kesadaran masyarakat.
Menurutnya, kepedulian bersama merupakan faktor penting dalam menjaga lingkungan agar terhindar dari ancaman kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat.
“Kami terus berupaya melakukan pencegahan melalui patroli dan imbauan langsung kepada masyarakat. Kami berharap seluruh elemen masyarakat turut menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan dalam kondisi apa pun yang berpotensi memicu kebakaran,” ujar AKBP Andiyano, S.K.M., M.H.
Personel juga mengingatkan warga untuk tidak mengabaikan tanda-tanda awal kebakaran serta segera melaporkan apabila menjumpai titik api atau kegiatan pembakaran yang berisiko meluas.
Melalui kegiatan tersebut, Batalyon B Pelopor berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla semakin meningkat sehingga potensi kebakaran dapat diantisipasi sejak dini.
Satbrimob Polda Sumsel Batalyon B Pelopor akan terus mengintensifkan langkah-langkah preventif melalui patroli dan pendekatan persuasif kepada masyarakat demi menjaga keamanan, keselamatan, serta kelestarian lingkungan di wilayah Kota Lubuklinggau.











