Berita

Gara-Gara Air Minum, Pedagang Pisang Molen di Lubuklinggau Ditusuk hingga Tewas

×

Gara-Gara Air Minum, Pedagang Pisang Molen di Lubuklinggau Ditusuk hingga Tewas

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

LUBUKLINGGAU — Perselisihan yang diduga bermula dari persoalan air minum berujung maut. Sukri, seorang pedagang pisang molen di kawasan Pasar Inpres, Jalan Panorama, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, tewas setelah ditusuk.

Peristiwa bermula ketika Yuyun, yang disebut mengalami gangguan kejiwaan, mengambil air minum milik anak Sukri. Korban kemudian menegur Yuyun.

Baca juga Artikel ini :  Divif 2 Kostrad Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba Lewat Program P4GN Semester II 2025

Tidak terima ditegur, Yuyun kemudian menceritakan kejadian tersebut kepada suaminya, HT. Mendengar cerita istrinya, HT kemudian mendatangi Sukri yang sedang berjualan di kawasan Pasar Inpres.

HT diduga terlibat cekcok dengan Sukri sebelum mengeluarkan senjata tajam dan menusuk korban.

Baca juga Artikel ini :  Pangdam IM didampingi Ketua Persit KCK Daerah IM sambut Kasad dan Ketua Umum Persit KCK di Bandara Malikusaleh

Anak korban, Rijal Effendi, mengatakan peristiwa tersebut bermula ketika ayahnya memarahi Yuyun karena mengambil air minum milik adiknya.

“Peristiwanya itu karena ayah saya memarahi Yuyun, karena Yuyun mengambil air minum punya adik saya. Setelah itu, suaminya datang ke pasar dan menusuk ayah saya sampai akhirnya meninggal dunia.”

Baca juga Artikel ini :  Iptu Mulyadi, S.H ., M.H. Kasat Lantas Polres Bireuen, sosialisasi ke Sekolah di 17 Kecamatan Bireuen

Setelah ditusuk, Sukri sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa korban tidak tertolong dan Sukri akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Kasus penusukan tersebut kini ditangani pihak kepolisian untuk mengungkap secara lengkap kronologi dan motif kejadian.

 

Hayo mau copy paste ya