Banda Aceh- Satupena.co.id: Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Nashita Al Hujjaj Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Aceh kembali menggelar pertemuan manasik haji sebagai bagian dari rangkaian persiapan calon jamaah yang akan menunaikan ibadah haji tahun 2027/1448 Hijriah.
Pertemuan manasik haji ke-4 tersebut berlangsung di Masjid Taqwa Muhammadiyah, Jalan KH Ahmad Dahlan Nomor 07, Banda Aceh, Ahad (27/9/2026), pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.
Dalam pertemuan tersebut, para calon jamaah mendapatkan pembekalan materi Fiqih Ibadah Haji, yang mencakup sejumlah aspek penting dalam pelaksanaan ibadah, di antaranya thaharah, tata cara shalat selama perjalanan haji, serta pelaksanaan shalat jenazah.
Materi disampaikan oleh Prof. Dr. H. Alyasa’ Abubakar, MA. Pembekalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman calon jamaah mengenai ketentuan dan tata cara ibadah, sehingga mereka memiliki bekal keilmuan yang cukup sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Ketua Panitia Manasik Haji 1448 H, Febi Mutia, mengatakan kegiatan manasik merupakan bagian penting dalam mempersiapkan calon jamaah, baik dari aspek teknis perjalanan maupun pemahaman keagamaan.
Menurutnya, pembekalan dilakukan secara bertahap agar jamaah tidak hanya mengetahui rangkaian perjalanan haji, tetapi juga memahami tata cara pelaksanaan ibadah sesuai tuntunan.
Sementara itu, Ketua KBIHU Nashita Al Hujjaj, Hj. Zaidar Jaafar, S.Ag, menegaskan pentingnya ilmu dan pemahaman yang benar bagi setiap calon jamaah sebelum melaksanakan ibadah haji.
“Materi Fiqih Ibadah Haji disusun agar para calon jamaah terus membekali diri dengan ilmu dan pengetahuan yang sangat berhubungan dengan pelaksanaan ibadah haji,” ujar Hj. Zaidar Jaafar.
Ia mengatakan, manasik haji tidak sekadar memberikan pemahaman tentang teknis pelaksanaan perjalanan, tetapi juga menjadi sarana untuk mempersiapkan mental, kemandirian, serta pemahaman jamaah dalam menjalankan setiap tahapan ibadah.
Melalui pelaksanaan manasik secara berkelanjutan, KBIHU Nashita Al Hujjaj berharap para calon jamaah semakin siap secara pengetahuan dan praktik ketika waktunya tiba untuk menunaikan ibadah haji.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar KBIHU Nashita Al Hujjaj dalam mendampingi calon jamaah agar mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan tertib, mandiri, dan sesuai tuntunan syariat.
Dengan mengusung semangat “Bersama Mempersiapkan Haji yang Mabrur”, KBIHU Nashita Al Hujjaj berkomitmen memberikan pembinaan secara berkelanjutan sebagai bekal menuju perjalanan suci ke Baitullah.













