Berita

Warga Karunrung Lakukan Perbaikan biyaya sendiri, Minta Pemerintah Tak Bertindak Sepihak Tanpa Pemberitahuan  

×

Warga Karunrung Lakukan Perbaikan biyaya sendiri, Minta Pemerintah Tak Bertindak Sepihak Tanpa Pemberitahuan  

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR — Warga di lingkungan Kelurahan Karunrung, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, melakukan perbaikan, pembersihan, dan perapian jalan serta selokan sepenuhnya secara mandiri dan atas biaya sendiri, menyusul peristiwa pembongkaran yang terjadi sebelumnya. Kegiatan ini dilakukan tanpa bantuan dana maupun tenaga dari pemerintah setempat, Sabtu (26/9/2026).

Pak Talib, warga sekaligus pemilik lahan, menjelaskan seluruh biaya dan tenaga ditanggung sendiri. “Perbaikan ini murni biaya sendiri. Bukan dari pemerintah setempat, bukan dari RT, RW, Kelurahan, apalagi Kecamatan. Semua saya tanggung sendiri,” tegasnya Rabu (23/9/2026).

Baca juga Artikel ini :  Wali Kota Langsa Lantik Forum Anak Kota Langsa Periode 2025–2027, Dorong Anak Jadi Agen Perubahan

Ia menegaskan, pekerjaan yang dilakukan bukan pembongkaran, melainkan pembersihan dan perapian agar tempat kembali rapi dan mulus. Akses pun telah diatur sedemikian rupa: “Sudah disiapkan, bisa dibuka dari depan maupun dari belakang. Sudah mulus, tidak perlu lagi dirusak seperti kemarin. Bukan pemasangan yang tertutup rapat.”

Kejadian bermula saat dilakukan penutupan dan pembongkaran tanpa pemberitahuan sebelumnya, dengan tuduhan dokumen kepemilikan tidak sah atau palsu. Padahal setelah diteliti, sertifikat hak milik ternyata sah dan jelas. “Saya perlihatkan sertifikatnya kepada Pak RW, Lurah, dan Camat. Ternyata bukan palsu, itu milik kami, punya sertifikatnya, punya selokannya sendiri,” ujar Pak Talib.

Baca juga Artikel ini :  Babinsa Koramil 05/Linge Gelar Karya Bhakti Bersama Warga di Meunasah Nurul Jannah

Saat dikonfirmasi, Ketua RW meminta maaf dan menjelaskan penutupan dilakukan karena tidak ada anggaran untuk memulihkan keadaan. Hal senada disampaikan Pak Yanto, petugas kebersihan kecamatan rapocini, yang juga mengakui tidak tersedia biaya pemulihan.

Pak Talib memaafkan, namun memohon agar ke depannya segala rencana terkait lahan dan fasilitas dilakukan dengan musyawarah dan pemberitahuan lebih dulu.

Baca juga Artikel ini :  Polres Pidie Gelar Gotong Royong di Masjid Jamik At-Taqwa Simpang Tiga

“Tidak apa-apa, lain kali jangan terulang kembali seperti ini. Kalau ada keperluan, ada rencana, beritahu saya dulu. Jangan langsung dilakukan tanpa pemberitahuan, tiba-tiba sudah terjadi begitu saja,” pungkasnya.

Ia juga menegaskan kepada seluruh warga agar tidak ada lagi tindakan sepihak yang merugikan, serta senantiasa menjaga kedamaian dan rasa hormat terhadap batas kepemilikan antarwarga di lingkungan Tutupnya

Hayo mau copy paste ya