Berita

Misteri Tahanan Tergantung di Rutan Balige: Polisi Amankan Kain dan Periksa Saksi

×

Misteri Tahanan Tergantung di Rutan Balige: Polisi Amankan Kain dan Periksa Saksi

Sebarkan artikel ini

Misteri Tahanan Tergantung di Rutan Balige: Polisi Amankan Kain dan Periksa Saksi

TOBA //Satupena co.id.Polisi masih mendalami rangkaian peristiwa meninggalnya Herman Ricardo Hutapea (36), tahanan titipan Polres Toba yang ditemukan dalam kondisi tergantung di dalam sel Rutan Kelas IIB Balige, Jumat (25/9/2026) dini hari.
Kabupaten Toba, Sumatra utara.

Kepala Seksi Humas Polres Toba, Ipda Khairuddin Sukriyanto Selian, Sabtu (26/9/2026), mengatakan penyidik masih mengumpulkan keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap secara utuh bagaimana peristiwa tersebut terjadi.

Berdasarkan keterangan sementara, Herman pertama kali diketahui dalam kondisi tergantung setelah teman satu kamarnya, Edward Tumorang, berteriak memanggil korban dari arah ruangan.

Petugas jaga kemudian mendatangi lokasi dan menemukan Herman dalam posisi tergantung pada bagian ventilasi udara dinding sel.

Pada bagian leher korban ditemukan kain yang terjerat.

Petugas selanjutnya menurunkan korban dan membawanya ke klinik Rutan untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Baca juga Artikel ini :  Pemko Langsa Salurkan Jadup Tahap I Senilai Rp6,1 Miliar untuk 1.307 KK Korban Bencana

Sekitar pukul 01.30 WIB, korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit porsea.

Setibanya di rumah sakit sekitar pukul 01.43 WIB, Herman dinyatakan meninggal dunia.
Polisi Amankan Kain dan Sejumlah Barang
Dalam proses penyelidikan, polisi mengamankan sejumlah barang dari dalam sel tahanan isolasi yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Salah satunya berupa potongan selimut bermotif hitam-putih.

Polisi juga menemukan simpul kain pada bagian ventilasi dengan ujung kain yang telah terputus.

Sejumlah barang lainnya turut diamankan dan didata, antara lain pakaian, selimut, bantal, perlengkapan pribadi, obat-obatan, serta peralatan makan dan minum.

Menurut keterangan saksi Ivan Candra Simbolon, petugas jaga saat kejadian, dirinya memotong kain tersebut menggunakan gunting.

Kain tersebut disebut menghubungkan kain bermotif putih dengan kain berwarna hitam yang berada pada bagian leher korban.

Baca juga Artikel ini :  Serapan Gabah BULOG Tembus 300.000 Ton, Optimalkan Ketahanan Pangan Jelang Panen Raya 2025

Posisi Ventilasi Jadi Bagian yang Didalami
Salah satu bagian yang masih menjadi perhatian penyidik adalah bagaimana kain tersebut awalnya dipasang hingga korban dapat berada dalam posisi tergantung.

Hal itu perlu didalami karena posisi ventilasi disebut cukup tinggi. Karena itu, kondisi fisik sel, posisi ventilasi, simpul kain, potongan kain, serta keterangan para saksi menjadi bagian penting untuk dicocokkan dalam penyelidikan.

Polisi juga masih memeriksa sejumlah saksi untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai situasi sebelum, saat, dan setelah korban ditemukan.

Penyebab Kematian Masih Menunggu Hasil Pemeriksaan
Herman Ricardo Hutapea diketahui merupakan tersangka dalam perkara narkotika dan dijerat dengan Pasal 114 Undang-Undang Narkotika.

Meski demikian, mengenai penyebab kematian, pihak kepolisian belum memberikan kesimpulan akhir.

Polres Toba menyatakan penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari pihak rumah sakit.

Baca juga Artikel ini :  Ketum SPBI : 10 Kriteria Untuk Menjadi Calon Menteri Prabowo-Gibran 

Dengan demikian, dugaan sementara mengenai cara atau penyebab kematian belum dapat dijadikan kesimpulan final sebelum seluruh hasil pemeriksaan diperoleh.

Publik Menunggu Kejelasan
Peristiwa meninggalnya seorang tahanan dalam ruang tahanan tentu menjadi perhatian publik. Selain memastikan penyebab kematian, masyarakat juga berhak memperoleh penjelasan yang terang mengenai kronologi kejadian, pengawasan tahanan, kondisi sel, serta proses pertolongan yang diberikan setelah korban ditemukan.

Namun, seluruh pertanyaan tersebut perlu dijawab berdasarkan fakta hasil penyelidikan dan pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Polisi diharapkan dapat mengungkap secara transparan rangkaian kejadian tersebut, termasuk mencocokkan keterangan para saksi, kondisi tempat kejadian perkara, barang yang diamankan, serta hasil pemeriksaan medis.

Sampai hasil penyelidikan dan pemeriksaan medis diperoleh, penyebab kematian Herman Ricardo Hutapea masih menjadi bagian dari proses pendalaman aparat penegak hukum.

(M. Siboro, C.ILJ)

Hayo mau copy paste ya