Meulaboh –Satupena.co.id: Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Aceh Barat menerima penghargaan sebagai Organisasi Media Pegiat Literasi Kabupaten Aceh Barat Tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan pada malam penutupan Festival Literasi Aceh Barat 2026, Sabtu (26/9/2026).
Penghargaan diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Barat, Dr. Ir. Kurdi, ST, MT, MH, IPM, ASEAN-Eng, kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) SMSI Aceh Barat, Riosa, yang mewakili organisasi.
Penyerahan penghargaan berlangsung di halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Barat dalam rangkaian acara penutupan Festival Literasi Aceh Barat 2026.
Berdasarkan sertifikat penghargaan Nomor 000.4/956, SMSI Aceh Barat dinilai memiliki peran dalam mendukung kegiatan serta pengembangan literasi di Kabupaten Aceh Barat.
Sekjen SMSI Aceh Barat, Riosa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, khususnya Sekda Aceh Barat dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Barat, atas penghargaan yang diberikan kepada SMSI Aceh Barat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, khususnya Bapak Sekda Aceh Barat, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Barat yang telah memberikan penghargaan kepada SMSI Aceh Barat sebagai Organisasi Media Pegiat Literasi,” ujar Riosa.
Menurutnya, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi SMSI Aceh Barat, tetapi juga menjadi dorongan bagi organisasi untuk semakin aktif mengambil bagian dalam penguatan budaya literasi masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbuat dan berkontribusi. Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat. Karena itu, kami akan terus mendorong hadirnya pemberitaan yang edukatif, mencerdaskan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Riosa juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota SMSI Aceh Barat yang selama ini mendukung berbagai program dan kegiatan organisasi.
“Terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota SMSI Aceh Barat yang telah bersama-sama menjalankan tugas dan fungsi organisasi. Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan bersama sekaligus tanggung jawab untuk terus meningkatkan kontribusi kami dalam bidang literasi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, penguatan budaya literasi di era digital membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah, media, dunia pendidikan, komunitas literasi dan masyarakat.
Karena itu, SMSI Aceh Barat berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami berharap sinergi ini tidak berhenti sampai di sini. Ke depan, SMSI Aceh Barat siap terus bersinergi dengan pemerintah dan seluruh stakeholder untuk bersama-sama membangun masyarakat yang semakin literat, cerdas dan bijak dalam menerima serta menyebarkan informasi di era digital,” pungkas Riosa.
Festival Literasi Aceh Barat 2026 menjadi salah satu momentum untuk memperkuat budaya membaca dan menulis sekaligus meningkatkan kecakapan masyarakat dalam menyikapi perkembangan informasi dan teknologi digital.
Penghargaan yang diterima SMSI Aceh Barat diharapkan dapat semakin memperkuat peran media siber dalam mendukung gerakan literasi, khususnya melalui penyajian informasi yang akurat, edukatif dan bertanggung jawab kepada masyarakat.













