Sampit- Satupena.co.id: Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di lingkungan SMAN 1 Sampit, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah.
Guru dan siswa bersatu dalam suasana penuh kegembiraan melalui berbagai perlombaan yang dikemas dengan mengedepankan keceriaan, kekompakan, sportivitas, dan semangat kebersamaan. Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari, mulai 10 hingga 13 Agustus 2026.
Pihak sekolah menilai perayaan HUT Kemerdekaan bukan sekadar kegiatan hiburan. Momentum tersebut juga menjadi sarana mempererat solidaritas seluruh warga sekolah sekaligus menanamkan nilai nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air kepada generasi muda.
Ketua Panitia HUT ke-81 RI SMAN 1 Sampit, Harsono, S.Pd., mengatakan seluruh rangkaian kegiatan mendapat sambutan positif dari guru maupun siswa. Antusiasme terlihat dari keterlibatan peserta lomba hingga dukungan para suporter.
“Antusiasme guru dan siswa sangat baik. Mereka tidak hanya ikut dalam perlombaan, tetapi juga ikut memberikan dukungan sebagai suporter. Ini membuat suasana kegiatan semakin meriah,” kata Harsono, Kamis (13/8/2026).
Untuk kategori guru, panitia menggelar sejumlah perlombaan yang menitikberatkan pada kerja sama dan kekompakan. Di antaranya estafet air, estafet tepung, estafet karet, ngipas ikan, kereta balon, hingga lomba memasak.
Sementara itu, siswa mengikuti berbagai perlombaan antarkelas. Kegiatan tersebut meliputi lomba makan kerupuk, bola corong, voli bongsor, bocor mania, triaksi, serta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Kebangsaan.
Kepala SMAN 1 Sampit, M Darma Setiawan, S.Pd., mengatakan peringatan HUT Kemerdekaan melalui berbagai perlombaan tidak semata-mata ditujukan untuk menentukan pemenang.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi media pembelajaran bagi siswa untuk memahami arti perjuangan, kebersamaan, nasionalisme, gotong royong, dan sportivitas.
“Yang ingin kita tanamkan adalah bagaimana siswa belajar berjuang bersama, memiliki semangat kemerdekaan, nasionalisme, dan gotong royong. Nilai-nilai itu penting untuk terus dibangun sejak di lingkungan sekolah,” ujar Darma.
Ia menambahkan, melalui berbagai perlombaan, siswa tidak hanya diajak mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga belajar menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Selain melatih kerja sama dan tanggung jawab, perlombaan juga menjadi sarana bagi siswa untuk menjunjung tinggi sportivitas serta menghargai usaha dan kemampuan orang lain.
Dengan demikian, perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di SMAN 1 Sampit diharapkan tidak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga memberikan pengalaman positif dan edukatif bagi seluruh peserta.
Semangat persatuan, nasionalisme, gotong royong, sportivitas, dan pantang menyerah diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian dari karakter siswa dalam menjalani kehidupan di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
(Mex)

















