Pantan Nangka, Linge – satupena.co.id
Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon yang tergabung dalam Praktik Profesi Keguruan dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPKPM) Kelompok 2 Desa Pantan Nangka berkesempatan mengikuti sekaligus menyaksikan secara langsung prosesi adat Munerime Rempele, salah satu tahapan penting dalam rangkaian pernikahan adat Gayo.
Munerime Rempele merupakan prosesi penyambutan dan penerimaan mempelai oleh keluarga pihak perempuan setelah rombongan pengantin laki-laki tiba di lokasi pelaksanaan akad maupun prosesi adat. Tahapan ini sarat dengan nilai penghormatan, kekeluargaan, serta penghargaan terhadap tamu yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Gayo.
Dalam prosesi tersebut, mahasiswa dapat mengamati secara langsung tata cara penyambutan yang dilakukan oleh tokoh adat, keluarga, dan masyarakat setempat. Setiap rangkaian prosesi dilaksanakan sesuai dengan ketentuan adat yang diwariskan secara turun-temurun, mulai dari penyambutan rombongan, pengaturan posisi keluarga, hingga pelaksanaan simbol-simbol adat yang mencerminkan rasa hormat, kebersamaan, dan persaudaraan.
Keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembelajaran berbasis budaya yang memberikan pengalaman nyata mengenai pelaksanaan adat istiadat Gayo. Pengalaman tersebut tidak hanya menambah wawasan tentang kekayaan budaya lokal, tetapi juga memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya menjaga dan melestarikan tradisi sebagai identitas masyarakat.
Mahasiswa PPKPM Kelompok 2 menyambut kegiatan tersebut dengan antusias. Selain memperoleh pengetahuan secara teoritis dari tokoh adat dan masyarakat, mereka juga dapat melihat secara langsung bagaimana nilai-nilai budaya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Interaksi tersebut menjadi bekal berharga dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat yang tidak hanya berorientasi pada bidang pendidikan, tetapi juga pada upaya memahami, menghormati, dan melestarikan kearifan lokal.
Melalui partisipasi dalam prosesi Munerime Rempele, mahasiswa PPKPM IAIN Takengon diharapkan mampu menjadi generasi yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya daerah serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan bermasyarakat.














