Aceh Tamiang, satupena.co.id: Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang bergerak serentak mengawal pelaksanaan hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 yang jatuh pada Senin (13/7/2026). Melalui peninjauan langsung yang dilakukan jajaran pimpinan daerah, fokus utama dipastikan untuk menciptakan suasana sekolah yang aman, ramah anak, serta bebas dari segala bentuk perundungan atau bullying.
Saat meninjau proses belajar mengajar siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Kejuruan Muda, Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, memberikan perhatian besar terhadap tatanan sosial yang terbentuk di lingkungan sekolah. Di hadapan ratusan siswa baru, ia menyampaikan empat pesan pokok yang harus dipegang teguh: rajin belajar, senantiasa menghormati guru, mengutamakan doa, serta menjaga kekompakan dan persaudaraan antar sesama teman.
“Setop perundungan, jaga selalu kekompakan. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua anak untuk tumbuh dan berkembang,” tegas Bupati Armia di lokasi peninjauan.
Selain memotivasi para siswa, Bupati Armia juga menyempatkan diri berdialog dengan para pendidik guna menyerap berbagai aspirasi terkait tantangan mendidik di era digital saat ini. Pertemuan tersebut juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi dan kerja sama yang erat antara pihak sekolah dengan orang tua murid.
Kegiatan pemantauan MPLS ini berlangsung secara masif di sejumlah titik pendidikan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak Hari Pertama Sekolah (GAMAS) sesuai Surat Edaran Bupati Nomor 400.2/2384 Tahun 2026, yang merupakan dukungan daerah terhadap gerakan nasional “Ayah Teladan Indonesia”.
Bupati Armia kembali menegaskan bahwa dukungan psikologis dan kehadiran langsung seorang ayah pada hari pertama sekolah memiliki peran yang sangat krusial. “Peran ayah dalam tumbuh kembang anak sangatlah penting, khususnya dalam membentuk karakter, kepercayaan diri, serta kesehatan mental mereka,” ujarnya.
Di tempat terpisah, Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, SE.I, memimpin peninjauan pelaksanaan MPLS di SD Negeri 1 Rantau guna memastikan proses adaptasi siswa tingkat dasar berjalan lancar dan tertib. Sebelumnya, Wabup Ismail juga turut melaksanakan gerakan tersebut dengan mengantarkan putrinya sendiri pada hari pertama masuk sekolah. Sementara itu, tim yang dipimpin Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah turut mengawal pelaksanaan MPLS bagi jenjang pendidikan anak usia dini di TK Negeri Pembina Rantau.
Menutup rangkaian kunjungannya, Bupati Armia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pimpinan instansi pemerintah maupun sektor swasta yang.(Yogi).













