AcehTamiang, satupena.co.id:
Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, M.H., secara resmi membuka pelaksanaan Pertemuan Tingkat Tinggi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan serta Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Kegiatan berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tamiang pada Kamis, (18/6/2026). Pertemuan ini menjadi wadah strategis untuk memperkokoh upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta mempercepat penerapan sistem transaksi keuangan berbasis guna mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan transparan.
Dalam arahannya, Bupati Armia menegaskan bahwa pengendalian inflasi merupakan syarat mutlak agar perekonomian daerah tetap stabil dan daya beli masyarakat tidak tergerus. Ia menyoroti data Badan Pusat Statistik yang menunjukkan dinamika angka inflasi di wilayah ini: sempat mencapai 7,59 persen pada Januari 2026, berhasil ditekan menjadi 3,82 persen pada April 2026, namun kembali naik menjadi 5,69 persen pada Mei 2026. Dinamika ini menjadi perhatian utama agar langkah pengendalian dapat disempurnakan bersama.
“Pengendalian inflasi harus terus menjadi perhatian bersama agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan pertumbuhan ekonomi daerah dapat berjalan secara berkelanjutan,” tegas Bupati Armia di hadapan para peserta pertemuan.
Selain membahas stabilitas harga, Bupati juga memaparkan capaian gemilang Aceh Tamiang dalam bidang digitalisasi. Berdasarkan penilaian Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah Semester II Tahun 2025, daerah ini berhasil mempertahankan status kategori ‘Digital’ dengan nilai 86,95 persen—mengalami kenaikan dibandingkan capaian Semester I yang sebesar 86,45 persen.
Prestasi ini melanjutkan rentetan keberhasilan yang diraih sebelumnya. Pada tahun 2024, Aceh Tamiang dinobatkan sebagai pelaksana Program Unggulan P2DD Terbaik Tingkat Kabupaten se‑Indonesia berkat inovasi PROMO MERDEKA untuk pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan. Tak hanya itu, daerah ini juga meraih penghargaan dari Bank Indonesia sebagai Mitra Strategis Terbaik dalam Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah di tingkat Provinsi Aceh.
Pertemuan tingkat tinggi ini bertujuan mengevaluasi capaian yang telah diraih, memperkuat sinergi antarinstansi terkait dalam menjaga stabilitas harga, meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan, serta merumuskan langkah‑langkah strategis untuk pelaksanaan program dalam rentang tahun 2026 hingga 2030.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Unit Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten, Direktur Perumda Air Minum Tirta Tamiang, Kepala BPS Aceh Tamiang, Pimpinan Perum Bulog Langsa, serta para pimpinan lembaga perbankan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang.(Yogi).

















