AcehBeritaLHOKSEUMAWE

Dinkes Lhokseumawe Sidak SPPG Buket Rata, Temukan Saluran Limbah Rawan Hama

×

Dinkes Lhokseumawe Sidak SPPG Buket Rata, Temukan Saluran Limbah Rawan Hama

Sebarkan artikel ini

Lhokseumawe, satupena.co.id – Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe melakukan inspeksi mendadak/sidak ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi/SPPG Buket Rata di Menasah Masjid Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.

Sidak dilakukan pada Senin, 15 Juni 2026 pukul 11:00 WIB untuk memastikan standar kebersihan, mutu bahan makanan, dan proses distribusi makanan bergizi sesuai ketentuan.

Kepala Dinas Kesehatan melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Zainal Abidin, SKM, kepada para media menjelaskan hasil temuan Tim Dinkes di lapangan.

Baca juga Artikel ini :  Diikuti 10 Ribu Peserta, Kapolri Buka Kemala Run 2024 di ICE BSD

Dari hasil pemeriksaan, tim menemukan sarana kesehatan berupa saluran limbah yang mempunyai akses keluar masuknya tikus dan kecoa. Kondisi itu juga menimbulkan bau limbah sehingga dapat mengundang lalat.

“Dari kekurangan yang didapatkan oleh Tim Dinas Kesehatan, binatang tersebut dapat membawa kuman _Escherichia coli_ atau E.Coli.E.Coli tersebut bisa menyebabkan basinya makanan nantinya. Ini sangat berbahaya untuk kesehatan anak-anak kita,” tegas Zainal Abidin.

Baca juga Artikel ini :  Sidang Bawaslu Aceh Diskor Sampai Senin, Teuku Okta Randa Akan Ikuti Proses

Maka dari itu, Dinkes Lhokseumawe meminta pengelola SPPG agar dapat memperbaiki sarana kesehatan seperti saluran limbah agar tertutup rapat, tidak jadi akses hama, dan tidak menimbulkan bau. Tujuannya supaya makanan yang disajikan aman dan tidak terkontaminasi.

Baca juga Artikel ini :  Angka Kemiskinan Kota Langsa Turun Jadi 8,59 Persen, Walikota: Bukti Komitmen Pembangunan untuk Warga

“Kita minta pengelola segera berbenah. Jangan sampai niat baik program makan bergizi justru jadi bumerang karena masalah sanitasi sederhana,” tambah beliau.

Dinkes akan terus melakukan pengawasan rutin ke seluruh SPPG di Kota Lhokseumawe agar program makanan bergizi gratis berjalan optimal bagi peserta didik.

Jurnalis Faisal Al-Mubarak

Hayo mau copy paste ya