Malang- Satupena.co.id: Gebyar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tahun 2026 jenjang Sekolah Dasar (SD) tingkat Kabupaten Malang resmi dibuka dengan meriah. Kegiatan bergengsi ini digelar di SMP Negeri 3 Kepanjen dan diikuti ratusan peserta dari berbagai sekolah dasar se-Kabupaten Malang. 23 Mei 2026.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Drs. Langgeng, M.Pd., serta didampingi Ketua Panitia Penyelenggara yang juga Ketua Musyawarah Guru Pendidikan Seni, Istirochah, S.Ag., M.Si.
Dalam laporannya, Istirochah menyampaikan bahwa FLS3N merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan bakat dan minat siswa, khususnya di bidang seni dan sastra.
“FLS3N bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah pembelajaran dan ekspresi diri bagi siswa. Kami ingin memastikan setiap anak memiliki ruang untuk menyalurkan ide, kreativitas, serta kecintaan terhadap budaya dan sastra Indonesia. Tingginya antusiasme peserta tahun ini menjadi bukti bahwa dunia seni di kalangan pelajar Kabupaten Malang terus berkembang,” ujarnya saat pembukaan acara.
Berbagai cabang lomba dipertandingkan dalam festival ini, di antaranya lomba menggambar cerita, menyanyi solo, tari kreasi, pantomim, dan sejumlah kategori seni pertunjukan lainnya. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di lingkungan SMP Negeri 3 Kepanjen sebagai tuan rumah, yang telah menyiapkan fasilitas secara optimal guna mendukung kelancaran acara.
Dalam sambutannya, Drs. Langgeng, M.Pd. menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, guru pendamping, serta pihak sekolah yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini. Ia berharap FLS3N mampu melahirkan generasi muda yang berbakat dan berprestasi di bidang seni.
“Kami ingin seni dan sastra menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter anak-anak. Melalui ajang ini, diharapkan muncul bibit-bibit seniman dan sastrawan muda yang mampu membawa nama Kabupaten Malang ke tingkat provinsi hingga nasional,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa para peserta diharapkan dapat menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas. Para pemenang nantinya akan mewakili Kabupaten Malang pada ajang FLS3N tingkat Provinsi Jawa Timur.
Proses penilaian dilakukan oleh tim juri yang terdiri dari praktisi seni, budayawan, dan tenaga pendidik profesional. Penilaian meliputi aspek teknik, orisinalitas, serta pesan yang disampaikan dalam setiap karya atau penampilan peserta.
Melalui Gebyar FLS3N 2026 ini, diharapkan para pelajar semakin termotivasi untuk terus berkarya, berinovasi, serta mencintai dan melestarikan kekayaan budaya bangsa sejak usia dini. (BG)













