Deli Serdang- Satupena.co.id; Cipayung Plus Kabupaten Deli Serdang yang terdiri dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), dan Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH), secara resmi menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah tegas Polresta Deli Serdang dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah tersebut.
Apresiasi tersebut secara khusus ditujukan kepada Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol. Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., serta Kasatres Narkoba Kompol Dr. Ferry Kusnadi, S.H., M.H., beserta seluruh jajaran yang dinilai berhasil menunjukkan kinerja optimal di lapangan.
Berbagai capaian signifikan yang berhasil diungkap antara lain penemuan ladang ganja di Kecamatan Tanjung Morawa, penggagalan penyelundupan puluhan kilogram sabu serta ribuan butir ekstasi di Gerbang Tol Lubuk Pakam, hingga pengungkapan 28 kasus narkotika sepanjang Mei 2026. Deretan keberhasilan tersebut dinilai sebagai langkah konkret dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di Kabupaten Deli Serdang dan sekitarnya.
Perwakilan Cipayung Plus dalam pernyataan bersama pada Jumat (22/05/2026) menyampaikan bahwa kinerja Polresta Deli Serdang menunjukkan keseriusan dalam menangani kejahatan luar biasa (extraordinary crime).
“Dalam beberapa bulan terakhir, kami melihat Polresta Deli Serdang benar-benar menunjukkan ketegasan. Mulai dari penggerebekan ladang ganja hingga operasi Grebek Sarang Narkoba di berbagai wilayah, semua itu memberikan rasa aman bagi masyarakat dan membuktikan bahwa hukum ditegakkan tanpa pandang bulu,” ujar perwakilan tersebut.
Menurut mereka, integritas dan konsistensi aparat penegak hukum menjadi faktor penting dalam menciptakan stabilitas keamanan daerah. Mengingat Deli Serdang merupakan wilayah dengan mobilitas tinggi, potensi peredaran narkoba tergolong kompleks dan membutuhkan penanganan serius serta berkelanjutan.
Lebih lanjut, Cipayung Plus juga menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan Polresta Deli Serdang dalam upaya pencegahan melalui pendekatan edukatif. Mereka menilai bahwa pemberantasan narkoba tidak hanya cukup melalui penindakan, tetapi juga harus diperkuat dengan edukasi kepada generasi muda.
“Kami siap bersinergi dalam program sosialisasi, seminar, dan advokasi edukatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan mahasiswa, terhadap bahaya narkoba,” lanjut pernyataan tersebut.
Cipayung Plus juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam memerangi peredaran narkotika dengan menjadi bagian dari pengawasan partisipatif di lingkungan masing-masing.
“Mari kita jadikan Deli Serdang sebagai wilayah yang tidak ramah bagi pelaku dan jaringan narkoba. Ini adalah tanggung jawab bersama demi masa depan generasi bangsa,” tegas mereka.
Sebagai penutup, Cipayung Plus berharap agar capaian yang telah diraih Polresta Deli Serdang dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis namun tegas dalam penegakan hukum.
(Ade Saputra)













