Surabaya – satupena.co.id:
Aksi pembakaran mobil yang diduga milik seorang kepala desa (kades) oleh orang tak dikenal (OTK) memicu kegelisahan sekaligus gelombang solidaritas publik. Peristiwa yang terekam dalam video dan diunggah melalui akun TikTok @hohoalkaf058 pada Kamis (22/4/2025) itu kini viral dan menjadi perbincangan luas di media sosial.
Dalam video yang beredar, terlihat sebuah mobil dilalap api di area rumah pemiliknya. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari aparat terkait mengenai kronologi maupun motif kejadian. Namun, insiden tersebut memunculkan dugaan adanya bentuk teror terhadap aparatur desa yang tengah menjalankan tugasnya.
Di tengah ketidakpastian itu, dukungan dari masyarakat justru menguat. Warganet dari berbagai daerah ramai-ramai menyampaikan doa, simpati, dan semangat agar sang kades tetap tegar menghadapi ujian.
Ketua DPW Squad Nusantara Jawa Timur, Kemas Elfiansyah Baky, turut menyuarakan dukungan moral. Ia mengajak agar peristiwa ini tidak mematahkan semangat pengabdian kepada masyarakat.
“Istiqomah menjadi orang baik dan berjuang untuk masyarakat lur. SUROBOYO WANII… Bismillah semoga ke depan jadi Gubernur Jateng,” tulisnya dalam komentar yang ikut viral.
Gelombang empati juga datang dari berbagai warganet lainnya. Mereka menilai peristiwa ini sebagai ujian yang harus dihadapi dengan keteguhan, sekaligus mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap pemimpin di tingkat desa.
“Semoga selalu dalam lindungan-Nya, Pak Kades. Sehat dan sukses selalu,” tulis salah satu akun.
“Hampir semua komentar yang kubaca adalah sahabatmu. Semua mendoakan kebaikanmu,” timpal warganet lainnya.
Tak hanya di ruang publik digital, ajakan solidaritas juga menguat di internal organisasi Squad Nusantara Jawa Timur. Melalui komunikasi internal, anggota dan jajaran diminta turut memberikan dukungan moral sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan.
Peristiwa ini tidak sekadar menjadi viralitas semata, tetapi juga membuka ruang refleksi publik. Di satu sisi, masyarakat berharap aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus ini agar tidak menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat. Di sisi lain, dukungan yang mengalir menjadi penegas bahwa nilai gotong royong dan solidaritas sosial masih kuat.
Publik kini menanti langkah cepat, transparan, dan tegas dari aparat berwenang guna mengungkap pelaku serta motif di balik aksi pembakaran tersebut. Diharapkan, kejadian ini menjadi perhatian serius semua pihak, khususnya dalam memperkuat sistem keamanan dan perlindungan terhadap aparatur desa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait insiden tersebut.
(AD1W)









