Aceh Tamiang–satupena.co.id.: Bupati Kabupaten Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, melakukan inspeksi mendadak (sidak) sekaligus peninjauan langsung ke Pasar Kualasimpang, Jumat (14/8/26). Langkah ini diambil guna memastikan ketersediaan bahan pangan pokok masyarakat sekaligus memantau perkembangan harga di tingkat pedagang secara nyata.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Armia tidak segan menyambangi beragam lapak pedagang, mulai dari penjual sembako, daging, hingga sayur-mayur. Ia berdialog langsung dengan para pedagang untuk menggali informasi terkait kondisi pasokan dan pergerakan harga sejumlah komoditas utama, antara lain beras, minyak goreng, cabai, telur, dan daging ayam.
“Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan stok bahan pangan masyarakat cukup dan harganya tetap stabil. Dari hasil dialog dengan para pedagang, secara umum pasokan masih aman dan kenaikan harga relatif terkendali,” ujar Bupati Armia di sela-sela kegiatan.
Salah satu komoditas yang menjadi sorotan khusus adalah cabai. Berdasarkan laporan para pedagang, harga cabai merah saat ini berada di kisaran Rp25.000 per kilogram, turun dari posisi sebelumnya yang mencapai sekitar Rp30.000 per kilogram. Sementara itu, cabai hijau dipasarkan sekitar Rp30.000 per kilogram dan cabai rawit berada di angka Rp60.000 per kilogram — harga kedua jenis cabai tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan cabai merah.
Selain memantau harga, Bupati Armia juga memastikan jalur distribusi bahan pokok dari distributor hingga pedagang eceran berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Ia turut mengimbau para pedagang agar tidak menaikkan harga secara sepihak di luar batas kewajaran, serta senantiasa menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan pasar demi kenyamanan bersama.
Setelah meninjau langsung ke lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi evaluasi tertutup bersama jajaran Dinas Perdagangan Kabupaten Aceh Tamiang. Pertemuan ini bertujuan merumuskan langkah-langkah antisipatif terhadap potensi lonjakan harga pada komoditas tertentu di masa mendatang.
Upaya sidak dan pemantauan ini merupakan bagian komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dalam menjaga stabilitas pangan daerah, sekaligus menjamin kebutuhan dasar masyarakat tetap tersedia dengan harga yang wajar dan terjangkau bagi seluruh warga Bumi Muda Sedia.(Yogi).

















