Blog

Peduli Lingkungan, Siswa SDN Ujung Singkil Lakukan Jumat Bersih di Sekolah

×

Peduli Lingkungan, Siswa SDN Ujung Singkil Lakukan Jumat Bersih di Sekolah

Sebarkan artikel ini
filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 0.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

 

SATUPENA.CO.ID- Bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekolah, dewan guru bersama siswa-siswi sekolah dasar negeri (SDN) Ujung Singkil melaksanakan Jumat bersih dengan cara membersihkan halaman sekolah setempat Jumat (17/7).

Dari amatan media ini, seluruh guru dan siswa tampak terlibat langsung membersihkan lingkungan sekolah dari sampah yang dapat mengganggu kesehatan dan keindahan mata.

Yusri salah satu dewan guru SDN Ujung Singkil, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil mengatakan, kegiatan Jumat bersih ini merupakan inisiatif dewan guru dan siswa sendiri, kegiatan gotong royong ini juga dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sekolah agar dipandang indah dan bersih.

Baca juga Artikel ini :  Polres Aceh Singkil Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Laga Prancis vs Spanyol di Aula Tribrata

“Semoga dengan adanya kegiatan ini, dewan guru dan siswa siswi di sekolah dapat meningkatkan dan menumbuhkan kesadaran kebersihan lingkungan sekolah,” ujarnya.

Yusril menyebutkan, bahwa pelaksanaan kegiatan Jumat bersih ini dilaksanakan sebelum dimulainya jam pelajaran, sehingga setelah bersih-bersih guru dan siswa dapat langsung melaksanakan pembelajaran seperti biasa.

Siswa dilatih untuk disiplin menjaga lingkungan dan dibiasakan hingga dewasa mendatang. Hal ini supaya terbiasa memelihara lingkungan sekitar dan tidak melakukan kegiatan negative.

“Seperti membuang sampah sembarangan. Kegiatan ini juga melatih karakter siswa,” ungkapnya.

Dengan menjaga lingkungan, diharapkan sekolah menjadi ruang yang nyaman bagi siswa untuk mengikuti kegiatan belajar, dan tempat bermain ketika jam istirahat.

Baca juga Artikel ini :  Kapolres Toba Hadiri Pembukaan Lomba di Hari Jadi Kabupaten Toba Ke-27

“Jadi ketika berada di lingkungan sekolah, tidak lagi membosankan,” katanya.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan dapat memberikan pendidikan baru di luar kelas dan menjadi ruang belajar siswa.

“Sehingga, belajar tidak harus di dalam kelas. Siswa dapat diajak meneliti lingkungan sekitar,” tambahnya.

Apalagi, lanjut Yusril, kebersihan itu sebagian dari iman, dan hal ini juga dinilai sangat penting untuk menanamkan sikap peduli lingkungan sedini mungkin kepada siswa, karena menjaga lingkungan perkarangan sekolah untuk tetap bersih dan asri adalah salah satu cara kita untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan meningkatkan keimanan.

“Ini patut kita syukuri, karena sudah diberikan tempat belajar yang nyaman dan asri sehingga menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaganya,” tutup Yusril.

Baca juga Artikel ini :  TERANGPE GELEP

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Singkil, Syam’un meminta seluruh satuan Pendidikan formal (SPF) di daerahnya membersihkan lingkungan sekolah masing-masing.

“Saya mengimbau kepada satuan Pendidikan terutama terhadap Kepala Sekolah dan guru agar memastikan kebersihan lingkungan sekolah untuk menyambut hari pertama sekolah nantinya pasca libur,”sebut Syam’un.

Guna kata Syam’un, agar lingkungan sekolah tersebut benar – benar aman dan nyaman bagi peserta didik atau siswa saat memasuki kegiatan pembelajaran disekolah nantinya

Sebab tegas Syam’un berdasarkan hasil peninjauan pihaknya, masih ada beberapa sekolah yang sangat perlu diperhatikan kebersihan lingkungannya masing-masing.

“Sebab sekolah yang bersih adalah cerminan Pendidikan yang berkarakter,”katanya.

Hayo mau copy paste ya