AcehBeritaHUKUMNarkotikaTNI Polri

Denintel Kodam Iskandar Muda Bongkar Ladang Ganja 50 Hektare di Nagan Raya, Ratusan Prajurit Dikerahkan untuk Pemusnahan

×

Denintel Kodam Iskandar Muda Bongkar Ladang Ganja 50 Hektare di Nagan Raya, Ratusan Prajurit Dikerahkan untuk Pemusnahan

Sebarkan artikel ini

Operasi senyap di kawasan pegunungan Beutong Ateuh Benggalang mengungkap salah satu ladang ganja terbesar pada 2026. Selain ribuan batang ganja, aparat juga menemukan ganja kering siap edar di sebuah gubuk.

Nagan Raya –Satupena.co.id: Detasemen Intelijen Kodam Iskandar Muda (Denintel Kodam IM) berhasil mengungkap keberadaan ladang ganja (cannabis) seluas sekitar 50 hektare di kawasan pegunungan Kecamatan Beutong Ateuh Benggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Temuan tersebut menjadi salah satu pengungkapan ladang ganja terbesar sepanjang tahun 2026.

Komandan Denintel Kodam Iskandar Muda, Letkol Inf Teuku Husaini, mengatakan operasi pemusnahan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Korem 012/Teuku Umar, Batalyon TP 856 SBS, POM IM Meulaboh, dan Kodim 0116/Nagan Raya. Sedikitnya 100 personel diterjunkan untuk memusnahkan seluruh tanaman ganja yang ditemukan.

“Dalam pemusnahan melibatkan Korem 012 Teuku Umar, Batalyon TP 856 SBS, POM IM Meulaboh, dan Kodim 0116 Nagan Raya. Lebih kurang seratus prajurit dikerahkan untuk memusnahkan secara menyeluruh,” ujar Letkol Inf Teuku Husaini, Kamis (9/7/2026).

Menurutnya, pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai maraknya peredaran narkotika di wilayah tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, pada Selasa (7/7/2026), lima personel Denintel Kodam IM melakukan penyisiran ke kawasan pegunungan Beutong Ateuh Benggalang.

Setelah menempuh perjalanan belasan jam dengan berjalan kaki melewati medan yang terjal dan sulit dijangkau, tim akhirnya menemukan hamparan tanaman ganja yang ditanam di tengah hutan.

Baca juga Artikel ini :  Petugas Pos Ketupat Seulawah Polres Pidie Jaya Menjaga Pemudik di Malam Hari

Usai memastikan lokasi, personel mengamankan area dan kembali turun gunung untuk melaporkan hasil temuan. Keesokan harinya, Rabu (8/7/2026), tim kembali ke lokasi bersama sekitar 100 prajurit guna melaksanakan pemusnahan seluruh tanaman ganja yang ditemukan.

Selain memusnahkan tanaman ganja, aparat juga menemukan ganja kering yang diduga siap edar di sebuah gubuk yang berada di sekitar lokasi. Seluruh barang bukti tersebut turut dimusnahkan.

Meski demikian, petugas belum berhasil mengamankan pelaku yang diduga mengelola ladang ganja tersebut karena lokasi dalam keadaan kosong saat operasi berlangsung.

Baca juga Artikel ini :  Babinsa Seruway Turun Tangan, Pastikan Pembangunan KDKMP di Air Masin Sesuai Standar

“Tidak ada pelaku yang ditemukan di lokasi. Namun, terdapat batang ganja dan ganja kering yang diduga siap edar di dalam gubuk. Seluruhnya telah kami musnahkan,” kata Teuku Husaini.

Ia menegaskan, operasi tersebut merupakan wujud komitmen TNI dalam mendukung pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkotika, khususnya di wilayah Aceh. Pihaknya berharap pengungkapan dan pemusnahan ladang ganja tersebut dapat memberikan efek jera kepada para pelaku serta mempersempit ruang gerak jaringan peredaran narkoba di wilayah tersebut. ( SrNTv ).

 

Hayo mau copy paste ya