Lhokseumawe –Satupena.co.id: Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Lhokseumawe menggelar kegiatan jalan santai yang dirangkaikan dengan aksi gotong royong membersihkan kawasan Waduk Lhokseumawe, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti oleh seluruh personel BNNK Lhokseumawe, Dharma Wanita Persatuan, serta keluarga besar BNNK Lhokseumawe. Selain sebagai ajang olahraga bersama, kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus kampanye hidup sehat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika.
Dengan mengambil titik start di pintu air pertama waduk, seluruh peserta yang telah dibekali sarung tangan dan kantong plastik menyusuri jalur di sekeliling waduk sambil memungut sampah yang ditemukan di sepanjang lintasan. Sampah yang terkumpul kemudian dikumpulkan di satu titik untuk selanjutnya ditangani sesuai prosedur.
Kepala BNN Kota Lhokseumawe, Henry Pahala Marbun, S.E., M.M., didampingi Kasubbag Umum dan Ketua Tim Pencegahan, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HANI 2026 sekaligus bentuk keprihatinan terhadap masih tingginya angka prevalensi penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat.
Menurutnya, upaya pemberantasan narkoba tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga harus diimbangi dengan langkah-langkah preventif melalui penerapan pola hidup sehat, peningkatan kepedulian sosial, dan penguatan peran keluarga.
“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjauhi narkoba dan menerapkan gaya hidup sehat. Jadilah pribadi yang bersih dari narkoba serta mampu menjadi influencer positif bagi teman sebaya dan lingkungan sekitar,” ujar Henry Pahala Marbun.
Mantan Kepala BNN Kota Tanjungbalai itu juga menegaskan bahwa peringatan HANI menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 09.30 WIB dan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar bangsa Indonesia, khususnya masyarakat Kota Lhokseumawe, senantiasa terlindungi dari bahaya narkoba. Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta sebagai simbol komitmen bersama dalam mendukung gerakan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).














