AcehACEH TAMIANGBerita

Wisuda Santri MDTA se-Aceh Tamiang, Pemerintah Harap Ilmu Agama Jadi Bekal Kehidupan

×

Wisuda Santri MDTA se-Aceh Tamiang, Pemerintah Harap Ilmu Agama Jadi Bekal Kehidupan

Sebarkan artikel ini

Aceh Tamiang, satupena.co.id:
Staf Ahli Bupati Aceh Tamiang Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Yunus SP, mewakili Bupati menghadiri acara Wisuda Santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) ke-III se-Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan dilaksanakan secara khidmat di Masjid Al-Istiqamah, Kampung Landuh, Kecamatan Rantau, pada Selasa (23/6/2026).

Dalam sambutannya, Yunus menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga kepada seluruh santri yang telah berhasil menyelesaikan jenjang pendidikan diniyah. Ia berharap ilmu agama yang telah ditempuh dapat menjadi bekal utama dalam membentuk kepribadian yang berakhlak mulia, serta senantiasa berlandaskan pada nilai-nilai Al-Qur’an dan As-Sunnah.

“Semoga ilmu yang didapat tidak hanya berhenti di hafalan, tetapi benar-benar diamalkan dalam setiap langkah kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Yunus juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para tenaga pendidik, pengelola madrasah, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras membina dan mendidik generasi muda. Menurutnya, upaya membangun generasi yang beriman dan berilmu sangat selaras dengan tema yang diusung dalam kegiatan ini, yaitu “Generasi Qurani Mengukir Masa Depan Gemilang dengan Cahaya Iman”.

Baca juga Artikel ini :  Strategi Proaktif Kapolres Pijay Penguatan Stabilitas Kamtibmas Menjelang Pilkada 2024 Melalui Cooling System

“Peran MDTA sangat strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam iman dan takwa. Semoga lembaga pendidikan diniyah di Aceh Tamiang terus melahirkan generasi Qurani yang berakhlak, berilmu, dan mampu menjadi penerus bangsa yang berkualitas,” harapnya.

Baca juga Artikel ini :  AMPUH Deli Serdang Resmi Laporkan Dugaan Korupsi Dana desa Tanjung Sari Ke Kejari

Kepada para santri yang baru diwisuda, Yunus juga memberikan motivasi agar tidak berhenti menuntut ilmu, baik ilmu agama maupun ilmu umum, serta senantiasa menjaga semangat belajar untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Acara wisuda ditutup dengan prosesi pengalungan medali sebagai tanda kelulusan kepada para santri. Prosesi tersebut dilakukan secara bersama-sama oleh Staf Ahli Bupati, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tamiang, dan Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) setempat. (Yogi).

Hayo mau copy paste ya