Aceh Tamiang, satupena.co.id:
Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, SE.I bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi. Kegiatan ini berlangsung di Kampung Sriwijaya, Kecamatan Kota Kualasimpang, pada Senin (22/6/2026).
Pembangunan huntap yang berukuran 6×6 meter tersebut dilaksanakan melalui skema in situ, yaitu dibangun kembali di lokasi asal atau lahan milik warga, sebagai solusi pemulihan pasca terjadinya bencana. Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Ismail menghimbau seluruh masyarakat untuk tetap bersabar dan bersyukur atas dukungan dan bantuan yang telah disalurkan pemerintah.
“Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang senantiasa hadir memberikan pelayanan dan perlindungan bagi segenap warga. Kami akan terus bekerja tanpa kenal lelah agar kehidupan masyarakat dapat pulih kembali sepenuhnya pascabencana,” tegas Wabup Ismail.
Selain melihat proses pembangunan huntap di Kampung Sriwijaya, rombongan juga melanjutkan peninjauan ke Kampung Air Tenang, Kecamatan Karang Baru, untuk memantau kesiapan hunian sementara (huntara) yang disiapkan bagi warga. Di lokasi ini, Kepala BNPB juga secara langsung membagikan bantuan sembako guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan berlangsung.
Salah satu warga penerima manfaat di Kampung Air Tenang menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima. Ia menyatakan bahwa keberadaan hunian baru ini akan menjadi tempat yang layak untuk berkumpul bersama keluarga.
“Alhamdulillah, sekarang sudah ada tempat berkumpul waktu anak-anak pulang dari perantauan,” ujarnya dengan perasaan senang.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang, total kebutuhan huntap dengan skema in situ mencapai 4.327 unit. Pemerintah pusat melalui BNPB bersama pemerintah daerah terus berupaya mempercepat seluruh rangkaian rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak.
Pembangunan huntap dan huntara, penyaluran bantuan logistik, serta pendampingan langsung kepada masyarakat menjadi langkah nyata untuk memastikan warga dapat kembali menjalani kehidupan yang aman, layak, dan produktif.
Peninjauan lapangan ini turut didampingi oleh Dandim 0117/Aceh Tamiang, Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tamiang, Camat Kota Kualasimpang, Camat Karang Baru, serta jajaran rombongan dari BNPB Republik Indonesia.(Yogi).

















