Aceh Tamiang- Satupena.co.id: Di tengah padatnya kegiatan fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0117/Aceh Tamiang di Desa Suka Makmur, terselip momen sederhana namun penuh makna. Suasana hangat dan kekeluargaan terjalin kuat saat para personel TNI, Polri, dan masyarakat duduk bersama menikmati secangkir kopi.
Pada Senin (27/04/2026), kebersamaan itu tampak jelas dalam kegiatan santai yang akrab disebut “ngopi bareng”. Di momen ini, sekat antara aparat dan masyarakat seolah melebur, berganti dengan suasana penuh keakraban dan persaudaraan.
Kegiatan tersebut bukan sekadar melepas lelah, melainkan menjadi wujud nyata dari semangat TMMD yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun kedekatan emosional dan sosial dengan masyarakat. Interaksi santai ini menjadi sarana efektif dalam memperkuat nilai gotong royong dan kebersamaan.
Salah satu anggota Satgas TMMD, Kopka Fauzi, mengungkapkan bahwa momen istirahat sambil menikmati kopi memiliki arti tersendiri bagi para prajurit.
“Selain membahas pekerjaan yang sedang kami lakukan, kami juga saling berbagi cerita tentang kehidupan sehari-hari. Dari obrolan sederhana ini, terbangun rasa kekeluargaan yang sangat kuat. Kami merasa seperti berada di tengah keluarga sendiri,” ujarnya.
Menurutnya, komunikasi yang terjalin secara santai dan terbuka ini juga memudahkan prajurit untuk memahami karakter masyarakat, mendengar keluhan, serta menyerap aspirasi secara langsung. Hal ini penting agar program TMMD dapat berjalan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan warga.
Kehadiran Satgas TMMD pun mendapat respons positif dari masyarakat Desa Suka Makmur. Warga mengaku merasa nyaman dengan sikap ramah dan kedekatan yang ditunjukkan para personel di lapangan.
“Kami sangat senang. Bapak-bapak TNI tidak hanya bekerja membangun desa, tapi juga menyatu dengan masyarakat. Mereka sopan, ramah, dan mudah bergaul,” ungkap salah seorang warga.
Ia juga berharap program TMMD dapat membawa dampak nyata bagi kemajuan desa. “Semoga semua yang dikerjakan membawa manfaat besar dan menjadikan desa kami lebih maju ke depannya,” tambahnya.
Melalui kebersamaan sederhana seperti ngopi bareng, diharapkan hubungan harmonis antara TNI, Polri, dan masyarakat semakin kuat. Sinergi ini menjadi cerminan nilai luhur bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi gotong royong.
Perpaduan antara kerja keras di lapangan dan kehangatan interaksi sosial menjadi bukti bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari terbangunnya ikatan persaudaraan yang kokoh. Diharapkan, kebersamaan ini terus terjaga dan menjadi warisan positif bagi kehidupan masyarakat Desa Suka Makmur di masa mendatang. ( D. Yogi. S. ).













