Lhokseumawe- Satupena.co.id: Komandan Kodim 0103/Aceh Utara, Letkol Arh Jamal Dani Arifin, menggandeng kalangan pers guna mendorong transparansi program teritorial sekaligus mempercepat pemulihan sawah terdampak banjir. Hal ini disampaikan dalam kegiatan “Ngopi Bareng” yang berlangsung di Makodim, Senin (27/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Dandim menegaskan bahwa media memiliki peran strategis dalam mengawal keterbukaan informasi publik. Ia berharap insan pers dapat menyajikan pemberitaan yang berbasis data dan fakta, sehingga masyarakat memperoleh gambaran yang utuh terkait pelaksanaan program TNI di lapangan.
“Informasi yang faktual sangat penting agar publik mengetahui progres maupun kendala yang dihadapi di lapangan,” ujar Jamal.
Pada kesempatan itu, Kodim 0103/Aceh Utara juga memaparkan sejumlah program prioritas yang tengah berjalan, di antaranya progres pembangunan Jembatan Bailey serta penguatan 143 Koperasi Merah Putih. Namun, perhatian utama difokuskan pada percepatan pemulihan ribuan hektare sawah milik warga di Aceh Utara yang terdampak banjir.
Menurut Jamal, sektor pertanian menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan ketahanan pangan dan pemulihan ekonomi masyarakat. Oleh sebab itu, ia mendorong langkah-langkah percepatan di lapangan agar lahan pertanian dapat kembali produktif dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Selain itu, Kodim menekankan pentingnya menjalin komunikasi yang berkelanjutan dengan media, tidak hanya dalam kegiatan seremonial semata. Pertukaran informasi yang intens dinilai penting untuk memastikan setiap program tersampaikan secara jelas kepada masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas wilayah.
Melalui sinergi antara TNI dan media, diharapkan berbagai program pembangunan dan pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran. (ZAL)













