Aceh Tamiang – Satupena.co.id:
Kehadiran Bintara Pembina Desa (Babinsa) di tengah-tengah petani kembali menunjukkan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui aksi turun langsung ke sawah membantu proses panen padi, TNI tidak hanya menjalankan tugas pembinaan teritorial, tetapi juga berkontribusi aktif dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 03/Seruway, Sertu Edi Purnawan, yang terjun langsung membantu panen padi milik Zaenal di Desa Sukarame Satu, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (17/04/2026). Kehadirannya disambut antusias oleh pemilik lahan dan para petani setempat.
Dengan penuh semangat kebersamaan, Sertu Edi bersama para petani memanen padi secara manual. Ia menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa di lapangan merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai aparat kewilayahan yang selalu hadir di tengah masyarakat.
“Keterlibatan kami di sini adalah bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat. Sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pangan, sehingga perlu dukungan dari berbagai pihak, termasuk TNI,” ujar Sertu Edi.
Selain membantu meringankan pekerjaan petani, kehadiran Babinsa juga memberikan dampak positif dalam meningkatkan motivasi dan semangat kerja para petani. Tidak hanya itu, Babinsa juga dapat mengetahui secara langsung berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, sehingga dapat memberikan solusi atau koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait.
Sementara itu, Zaenal selaku pemilik lahan mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia mengaku sangat terbantu dan berharap kegiatan serupa terus berlanjut di masa mendatang.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Selain meringankan pekerjaan, juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut demi mewujudkan ketahanan pangan yang kuat,” tuturnya.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat tetap terjaga dengan baik, serta menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung kemandirian dan ketahanan pangan di daerah. (D.Yogi.S)












