Lampung Utara– Satupena.co.id: Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. H. Hamartoni Ahadis, M.Si., resmi membuka kegiatan Gladian Pimpinan Regu (Dianpinru) dan Gladian Pimpinan Sangga (Dianpinsat) Kwarcab Lampung Utara Tahun 2026, Jumat (09/10/2026).
Acara yang dipusatkan di lapangan Desa Bandar Abung, Kecamatan Abung Surakarta ini diikuti oleh 948 anggota Pramuka tingkat penggalang dan penegak se-Kabupaten Lampung Utara.
Penyambutan Melalui Prosesi Kebudayaan
Prosesi pembukaan diawali dengan penyambutan budaya Lampung yang khas bagi rombongan Forkopimda. Kedatangan Bupati Hamartoni bersama Wakil Bupati Romli, S.Kom., S.H., M.H., Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini, S.I.K., dan Ketua DPRD disambut dengan atraksi silat oleh dua pendekar muda bersarung tapis.
Rombongan kemudian berjalan menuju lokasi upacara di bawah naungan payung adat berwarna kuning dan putih, didampingi oleh para tokoh adat setempat yang mengenakan batik Lampung.
Bupati Hamartoni menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kepala Desa Edi Purnomo, S.E., serta seluruh masyarakat Desa Bandar Abung yang telah bergotong royong mempersiapkan fasilitas perkemahan.
“Saya sangat terharu. Disambut dengan silat, payung adat, dan senyuman hangat warga. Ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Bandar Abung memiliki komitmen tinggi dalam menjaga nilai adat sekaligus menjaga kekompakan,” ujar Hamartoni.
Wadah Strategis Pembentukan Karakter Pemimpin
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa Dianpinru dan Dianpinsat merupakan kawah candradimuka yang krusial untuk mencetak pemimpin organisasi di tingkat regu dan sangga. Kegiatan ini melatih kemandirian, kedisiplinan, serta kemampuan pengambilan keputusan bagi generasi muda.
“Di sini kalian tidak hanya belajar baris-berbaris, melainkan belajar memimpin dan mandiri. Ini adalah modal dasar dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa yang berintegritas dan cinta tanah air,” tegasnya.
Ia juga berpesan kepada ratusan peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian materi dengan sungguh-sungguh serta senantiasa menjaga kondisi kesehatan selama tiga hari pelaksanaan kegiatan di alam terbuka.
Pembukaan secara resmi ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Bupati Lampung Utara kepada perwakilan Pramuka, yang disaksikan langsung oleh jajaran instansi terkait serta warga masyarakat setempat.
Reporter Andre











