AcehBeritaLHOKSEUMAWE

Proyek Renovasi Gedung MIN 1 Kota Lhokseumawe Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Anggaran Rp28 Milyar untuk 12 Madrasah

×

Proyek Renovasi Gedung MIN 1 Kota Lhokseumawe Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Anggaran Rp28 Milyar untuk 12 Madrasah

Sebarkan artikel ini

Lhokseumawe – Pelaksanaan proyek renovasi dan rehabilitasi gedung MIN 1 Kota Lhokseumawe diduga dikerjakan asal jadi. Bagian proyek dengan nilai keseluruhan Rp28 milyar tersebut belum dapat difungsikan seluruhnya secara optimal.

Terdapat beberapa item pekerjaan pada proyek renovasi ini seperti pembangunan ruang kelas, pemasangan lantai keramik, sanitasi dan jamban, penggantian atap ruangan hingga pengecatan.

Hasil penelusuran media ini, Jumat (18/9/26), proyek yang baru selesai dikerjakan tersebut mulai menunjukan kualitas rendah seperti keramik lantai yang mulai pecah di beberapa bagian. Proses pemasangan keramik yang dinilai kurang rapi sehingga menyebabkan pecah di bagian sisi.

Selanjutnya rehab bangunan mushala juga disorot dimana atap bitumen yang digunakan sudah mengalami korosi dan berkarat. Hal ini menjadi tanda tanya terkait mutu produk yang digunakan.

Selanjutnya, pembangunan satu unit ruang kelas baru yang dalam perencanaan awal bisa diteruskan pembangunan untuk lantai dua juga menimbulkan persoalan. Proyek ruang kelas tersebut memang dikerjakan hanya untuk satu lantai pada tahun tersebut, namun pihak sekolah sengaja mendesain struktur bangunan dua lantai dengan harapan pada tahun berikutnya dapat dibangun lantas atas.

Baca juga Artikel ini :  Disaksikan Kapolres Pidie, Komunitas Motor di Pidie Deklarasi Tolak Geng Motor

Menurut sumber internal, bangunan tersebut tidak layak dijadikan dua lantai karena struktur pondasi dan tiang tidak mampu menopang bangunan lanjutan nantinya. “Ada turun dari kampus menguji mutu beton dengan alat ketika itu, tapi sepertinya tidak bisa dibangun untuk lantai kedua nanti” ujar sumber internal tersebut. Belum lagi di bagian belakang ruang kelas baru itu atau sisi dekat pagar tidak diplester seluruh bagian.‎

Item pekerjaan yang mendapat perhatian berikutnya yakni fasilitas sanitasi. Dari enam unit jamban yang dibangun, hanya sekitar dua unit saat ini yang dapat digunakan secara normal. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan kebocoran pada fasilitas penampungan air dan instalasi perpipaan. ‎Persoalan serupa juga ditemukan pada _washing closet_ yang digunakan dewan guru. Area lantai kamar mandi dilaporkan mengalami genangan air sehingga mengganggu penggunaannya.

Baca juga Artikel ini :  Yonif 114/SM Sabet Juara Umum Perlombaan Ton Ting Dalam Rangka HUT Infanteri ke-79 dan HUT Kodam IM ke-68

Secara keseluruhan, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kualitas pekerjaan, kesesuaian material, serta pengawasan selama proses pelaksanaan proyek yang diduga dikerjakan asal jadi.

Awak media melakukan upaya konfirmasi kepada Kepala MIN 1 Kota Lhokseumawe, Dr Safrizal S, MA. Namun pihak sekolah menyebutkan tidak mengetahui secara detail pelaksanaan proyek tersebut. Safrizal mengatakan pihaknya hanya sebagai penerima manfaat sementara pelaksanaan proyek dikerjakan oleh rekanan.

“Kami hanya penerima manfaat, proyek itu katanya juga masih dalam tahap pemeliharaan,” ujar Kepsek seraya menyarankan awak media untuk melakukan konfirmasi lanjutan kepada para pihak.

Baca juga Artikel ini :  Raqan APBK 2026 Aceh Singkil Gagal Disahkan

Anggaran Rp 28 Milyar untuk 12 Madrasah

Berdasarkan penelusuran media ini pada laman LPSE Kementerian Pekerjaan Umum tahun anggaran 2025, paket proyek MIN 1 Kota Lhokseumawe termasuk dalam 12 paket proyek “Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Provinsi Aceh 3” dengan nilai HPS sebesar Rp 35 milyar lebih.

Paket ini dimenangkan oleh PT Nenci Citra Pratama yang beralamat di Jalan Utankayuraya, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur dengan nilai kontrak Rp 28.124.355.000. Adapun 12 madrasah yang mendapat proyek renovasi terdiri dari dua madrasah di Kota Lhokseumawe, tiga sekolah di Aceh Utara, tiga sekolah di Aceh Timur, satu sekolah di Kota Langsa dan tiga sekolah di Aceh Tamiang.

Hayo mau copy paste ya