Bener Meriah- Satupena.co.id: Harapan masyarakat Samar Kilang, Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah, untuk mendapatkan kembali akses transportasi yang lebih baik mulai menemukan titik terang. Jembatan Bailey yang akan digunakan sebagai akses sementara kini telah tiba di wilayah Kecamatan Syiah Utama dan segera dipasang.
Jembatan tersebut telah berada di Dusun Keken, Desa Belang Panu, Kecamatan Syiah Utama, pada Rabu (9/9/2026). Kehadiran jembatan Bailey itu disambut antusias masyarakat yang selama hampir setahun menghadapi keterbatasan akses akibat sejumlah infrastruktur rusak dan terputus diterjang banjir bandang pada November 2025 lalu.
Reje Kampung Belang Panu, Samin, mengatakan kedatangan jembatan Bailey menjadi kabar baik bagi masyarakat Samar Kilang. Menurutnya, meskipun bersifat sementara, keberadaan jembatan tersebut sangat penting untuk membantu mobilitas warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Alhamdulillah, jembatan Bailey sudah sampai di Syiah Utama, tepatnya di Dusun Keken, Desa Belang Panu. Insyaallah segera dipasang. Ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang selama ini sangat membutuhkan akses keluar dan masuk wilayah Syiah Utama,” ujar Samin, Rabu (9/9/2026).
Ia menjelaskan, masyarakat Samar Kilang selama ini sangat berharap agar akses jalan dan jembatan yang rusak akibat banjir bandang dapat segera dipulihkan. Kondisi tersebut tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga menyulitkan warga untuk berbelanja, mengangkut hasil usaha maupun memenuhi berbagai kebutuhan lainnya.
Menurut Samin, terealisasinya pemasangan jembatan Bailey tidak terlepas dari kerja sama dan perjuangan para reje kampung di Kecamatan Syiah Utama dalam menyuarakan kebutuhan masyarakat.
“Berkat kerja sama dan perjuangan para reje yang ada di Syiah Utama, harapan masyarakat mulai terealisasi satu per satu. Walaupun jembatan ini sifatnya sementara, bagi kami ini sudah sangat berarti karena dapat membantu membuka kembali akses masyarakat,” katanya.
Atas terealisasinya bantuan tersebut, Samin yang mewakili para reje di Kecamatan Syiah Utama menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kodim 0119/Bener Meriah, khususnya jajaran Koramil Syiah Utama, yang dinilai telah ikut mendorong upaya pemulihan akses masyarakat pascabencana.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0119/Bener Meriah dan Danramil Syiah Utama. Kehadiran jembatan ini kembali membangkitkan semangat kami setelah kehilangan akses jembatan yang terbawa arus banjir bandang tahun lalu,” tutur Samin.
Lebih lanjut, Samin mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Syiah Utama untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai persoalan yang masih muncul pascabencana.
Ia menilai pembangunan dan pemulihan wilayah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Kita sebagai masyarakat Syiah Utama harus terus bersatu dalam berbagai hal. Masyarakat, para reje, aparat kampung dan seluruh unsur yang ada harus saling mendukung. Jangan melihat status, jabatan maupun kondisi ekonomi. Kalau kita bersatu, saya yakin Syiah Utama bisa menjadi lebih maju dan berkembang,” pungkasnya.
Kehadiran jembatan Bailey tersebut diharapkan menjadi langkah awal pemulihan konektivitas masyarakat Samar Kilang. Warga kini menaruh harapan agar pembangunan infrastruktur permanen dapat segera diwujudkan sehingga akses transportasi di kawasan tersebut benar-benar kembali normal dan lebih aman dalam jangka panjang.













