Lampung Tengah – Satupena.co.id: ′Dalam upaya menjaga keamanan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat, Polsek Seputih Banyak terus menggalakkan program unggulan bertajuk “Polsek Manjaw di Kampung” (PMK).
Program ini diinisiasi langsung oleh Kapolsek Seputih Banyak, AKP Hairil Rizal, S.H., M.H., sebagai wadah bagi warga untuk menyampaikan aspirasi dan mencari solusi bersama atas berbagai permasalahan sosial.
Kegiatan PMK kali ini digelar di Kampung Suko Binangun (SB.11), Kecamatan Way Seputih, Kabupaten Lampung Tengah, pada Rabu (2/9/2026) malam. Pertemuan berlangsung hangat dan santai dengan mengusung filosofi kearifan lokal Lampung, yaitu Nemui Nyimah (ramah tamah), Nengah Nyappur (toleransi), dan Sakai Sambayan (gotong royong).
Dalam forum tatap muka tersebut, Kapolsek bersama jajarannya berdialog langsung dengan jajaran pemerintah kampung, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta warga setempat.
Forum ini dimanfaatkan secara maksimal oleh warga untuk mengadukan keresahan mereka. Salah satu isu utama yang mencuat adalah kekhawatiran orang tua terhadap maraknya pergaulan bebas di kalangan remaja.
Menanggapi hal itu, AKP Hairil Rizal mengingatkan bahwa benteng utama anak berada di dalam keluarga. Ia menekankan pentingnya perhatian dan pengawasan ketat dari orang tua terhadap pergaulan anak-anak mereka.
Selain pergaulan bebas, warga juga menyoroti memudarnya sopan santun dan etika murid terhadap guru di sekolah, serta batasan tindakan hukum yang membayangi tenaga pendidik.
Terhadap persoalan ini, Kapolsek mengimbau para guru untuk tetap mengedepankan kesabaran dan pendekatan persuasif.
“Kami meminta pihak sekolah untuk selalu melibatkan orang tua dalam proses pembinaan budi pekerti dan akhlak anak. Kami datang bukan hanya untuk berbicara, tetapi juga untuk mendengar. Setiap keluhan akan kami tampung untuk dicarikan jalan keluar bersama,” ujar AKP Hairil Rizal.
Ia menambahkan bahwa Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga ketertiban masyarakat.
Partisipasi aktif dan kepedulian warga menjadi kunci utama dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sejak dini.
Inisiatif Polsek Seputih Banyak ini mendapat sambutan positif dan apresiasi dari pemerintah kecamatan maupun kampung. Plt. Camat Way Seputih, Tarmuji, S.E., menilai program PMK berhasil membuka sumbatan komunikasi yang selama ini dinantikan oleh masyarakat.
Senada dengan Camat, Kepala Kampung Suko Binangun, Margono, mengungkapkan bahwa kehadiran polisi di tengah warga memberikan dampak yang sangat terasa. Menurutnya, ini adalah kali kedua program PMK dilaksanakan di kampungnya dan warga sangat antusias karena bisa mengadu tanpa jarak.Ke depan, Polsek Seputih Banyak berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap aspirasi warga melalui koordinasi dengan Forkopimcam dan instansi terkait.
Peran Bhabinkamtibmas juga akan semakin dioptimalkan guna memperkuat edukasi Kamtibmas di lingkungan pemukiman warga dan sekolah-sekolah
Reporter Andre












