Lampung Tengah—Satupena.co.id: Polsek Seputih Banyak berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) melalui pendekatan humanis. Komitmen ini diwujudkan lewat program unggulan “Polsek Manjaw di Kampung” (PMK) yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Seputih Banyak, AKP Hairil Rizal, S.H., M.H.
Forum dialog ini kembali digelar di Kampung Sri Basuki (SB.5), Kecamatan Seputih Banyak, Lampung Tengah, pada Rabu (26/8/2026) malam. Kehadiran Kapolsek bersama jajaran Forkopimcam disambut oleh jajaran aparatur kampung serta para tokoh masyarakat, agama, adat, dan pemuda setempat.
Selain mempererat tali silaturahmi, ruang komunikasi dua arah ini dimanfaatkan warga untuk menyampaikan sejumlah isu krusial di lingkungan mereka, antara lain:
Dampak Lingkungan:
Kekhawatiran terkait aktivitas pembakaran bonggol singkong.
Ketertiban Umum:
Kejelasan mengenai batas waktu izin keramaian dan hiburan masyarakat.
Perlindungan Ekosistem:
Maraknya warga luar daerah yang menangkap ikan menggunakan alat setrum serta bahan berbahaya.
Menanggapi aspirasi tersebut, AKP Hairil Rizal memberikan solusi taktis dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk proaktif melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
Ia juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran lahan.
“Kehadiran kami di sini untuk mendengar langsung apa yang menjadi keluhan serta permasalahan di tengah masyarakat. Sinergi ini krusial, karena Polri tidak dapat bekerja optimal tanpa dukungan penuh dari warga,” ujar AKP Hairil Rizal, menyampaikan pesan dari Kapolres Lampung Tengah, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H.
Melalui penguatan komunikasi yang konsisten, setiap persoalan di tingkat kampung diharapkan dapat diantisipasi lebih awal demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, harmonis, dan kondusif.
Sumber Humas Polres Lampung Tengah

















