Aceh Tamiang –Satupena.co.id: Satu unit rumah warga di Dusun Karya, Kampung Seumadam, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, dilalap si jago merah. Kebakaran tersebut mengakibatkan sebagian besar bangunan beserta isi rumah dan stok dagangan grosir milik pemilik rumah ikut terbakar.
Peristiwa kebakaran terjadi sekira pukul 13.30 Wib. saat rumah tersebut masih ditempati oleh pemiliknya, Sudirman (70), bersama istri dan anak menantunya, Sudarno. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Menurut keterangan warga yang tinggal di sekitar lokasi, api awalnya diduga terlihat berasal dari bagian loteng rumah. Warga kemudian berupaya memberikan pertolongan dan memadamkan api menggunakan peralatan seadanya guna mencegah kobaran api merambat ke rumah warga lainnya.
Pemilik rumah, Sudirman, saat kejadian masih berada di dalam rumah dan melihat langsung kobaran api. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera membantu proses pemadaman dan mengamankan lingkungan sekitar.
Kapolsek Kejuruan Muda AKP Aulia, saat dikonfirmasi awak media di lokasi kejadian, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut.
Namun, terkait penyebab pasti kebakaran, pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah benar disebabkan korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Menurut Kapolsek, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian.
“Untuk penyebab pastinya belum bisa dipastikan. Kita tunggu hasil penyelidikan,” demikian keterangan Kapolsek saat dikonfirmasi di lokasi.
Dalam peristiwa tersebut, satu unit rumah mengalami kebakaran. Rumah tersebut diketahui dihuni oleh dua kepala keluarga. Selain bangunan rumah, sejumlah barang dan stok dagangan grosir milik Sudirman yang berada di dalam rumah juga turut terbakar.
Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp500 juta. Namun, nilai kerugian tersebut masih berupa taksiran awal dan dapat berubah setelah dilakukan pendataan secara lebih rinci terhadap kerusakan bangunan serta barang-barang yang terbakar.
Tidak lama setelah kejadian, satu unit mobil pemadam kebakaran bersama dua unit mobil tangki air sebagai pendukung cadangan air tiba di lokasi. Petugas kemudian langsung melakukan pemadaman terhadap sisa api yang masih menyala serta melakukan penyiraman di sekitar rumah yang terbakar dan bangunan di sebelahnya untuk mencegah api kembali merambat.
Proses menuju lokasi sempat sedikit terkendala kondisi akses jalan yang terdapat lubang cukup dalam. Meski demikian, kendaraan pemadam tetap berhasil mencapai lokasi dan melakukan penanganan terhadap titik-titik api.
Berkat bantuan warga, tetangga, serta petugas pemadam kebakaran, kobaran api dapat dikendalikan sehingga tidak merambat ke rumah-rumah warga lainnya.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Masyarakat diimbau tetap berhati-hati terhadap potensi kebakaran, khususnya yang berkaitan dengan instalasi dan penggunaan listrik di lingkungan rumah. ( Yogi )

















